linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Puluhan Pencari Kerja di Cilegon Diduga Tertipu Rekrutmen Fiktif Berkedok Nama PT Chandra Asri
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Puluhan Pencari Kerja di Cilegon Diduga Tertipu Rekrutmen Fiktif Berkedok Nama PT Chandra Asri
News

Puluhan Pencari Kerja di Cilegon Diduga Tertipu Rekrutmen Fiktif Berkedok Nama PT Chandra Asri

Andra
8 Juli 2026
Share
waktu baca 2 menit
Cilegon
penipuan pencari kerja di Cilegon
SHARE

CILEGON, LINIMASSA.ID – Puluhan pencari kerja di Kota Cilegon diduga menjadi korban penipuan bermodus rekrutmen karyawan dengan mencatut nama PT Chandra Asri.

Para korban mengaku diminta membayar sejumlah uang dengan alasan biaya administrasi vaksin booster sebelum diterima bekerja.

Salah satu korban pencari kerja di Kota Cilegon, Eman, mengatakan dugaan penipuan tersebut mulai terungkap pada Senin 6 Juli 2026, ketika orang yang menjanjikan pekerjaan sudah tidak bisa lagi dihubungi.

Berdasarkan pendataan sementara, jumlah korban diperkirakan lebih dari 20 orang dan sebagian besar berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.

“Korban lebih dari 20 orang. Kasus penipuan pencari kerja di Kota Cilegon ini baru diketahui hari Senin,” kata Eman, Rabu 8 Juli 2026.

Ia menjelaskan, pelaku menawarkan kesempatan bekerja dengan mengatasnamakan PT Chandra Asri. Setelah itu, para pencari kerja diminta menyerahkan uang sekitar Rp100 ribu yang disebut sebagai biaya pembuatan sertifikat vaksin booster, yang diklaim menjadi salah satu syarat administrasi.

Penipuan Pencari Kerja di Kota Cilegon

Belakangan diketahui, penipuan pencari kerja di Kota Cilegon dimintai uang pembuatan setifikat vaksin yang dijanjikan, diduga tidak pernah dibuat, sementara uang yang telah disetorkan para korban juga belum dikembalikan.

“Setahu saya ada yang diminta membayar sekitar Rp100 ribu untuk vaksin booster. Ternyata vaksinnya diduga tidak ada dan uangnya juga belum kembali. Yang menjadi korban kebanyakan masyarakat kurang mampu,” ujarnya.

Eman mengaku pertama kali mengenal terduga pelaku melalui rekomendasi seorang teman. Seluruh proses komunikasi berlangsung melalui aplikasi WhatsApp sehingga para korban tidak menaruh kecurigaan karena informasi berasal dari orang yang mereka kenal.

Namun, ketika para korban mulai meminta kepastian terkait proses penerimaan kerja, pelaku diduga menghilang. Nomor WhatsApp milik para korban bahkan disebut telah diblokir sehingga komunikasi terputus.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Orangnya sudah tidak bisa dihubungi, semua nomor korban diblokir,” tuturnya.

Sementara itu, sebuah unggahan yang beredar di media sosial Facebook mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan yang mengatasnamakan PT Chandra Asri.

Dalam unggahan tersebut, korban juga mengajak masyarakat menyebarluaskan informasi tersebut sebagai langkah pencegahan agar tidak muncul korban lainnya.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

Ansor Tangsel
Gugat Wali Kota Tangsel, Ansor Jalani Sidang Perdana Perpanjangan Jabatan Sekda di PTUN
News
Desa di Lebak
9 Desa di Lebak Mulai Terdampak Kekeringan, BPBD Siapkan Bantuan Air Bersih
News
korupsi pengadaan minyak goreng
Korupsi Pengadaan Minyak Goreng Rp20,4 Miliar, Eks Plt Dirut PT ABM Dijatuhi Hukuman 6 Tahun Penjara
News
Koperasi merah putih di Banten
Baru 45 Persen Koperasi Desa Merah Putih di Banten Beroperasi, Lebak Catat Capaian Terendah
News
Truk Kaleng Susu
Truk Bermuatan Susu Kaleng Terbalik di JLS Cilegon, DPUPR Siapkan Evaluasi Kemiringan Tanjakan
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan