linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Polda Banten Data Lima Keluarga Jurnalis dan Kru Kapal yang Hilang
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Polda Banten Data Lima Keluarga Jurnalis dan Kru Kapal yang Hilang
News

Polda Banten Data Lima Keluarga Jurnalis dan Kru Kapal yang Hilang

Andra
10 September 2026
Share
waktu baca 3 menit
Jurnalis
Orang tua Jurnalis M. Bagus Khoirunnas di RS Bhayangkara Polda Banten
SHARE

SERANG, LINIMASSA.ID – Tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Bhayangkara Polda Banten mulai melakukan pendataan ante mortem terhadap keluarga delapan orang termasuk jurnalis yang hilang kontak saat melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda.

Pendataan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan proses identifikasi apabila rombongan jurnalis dan kru kapal yang masih dalam pencarian nantinya ditemukan. Hingga Rabu, 9 September 2026, data ante mortem telah dikumpulkan dari keluarga lima orang.

Dokter forensik RS Bhayangkara Polda Banten, dr Donald Rinaldi Kusumaningrat, mengatakan rombongan jurnalis yang hilang terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru kapal.

“Hingga Rabu (9/9/2026), data ante mortem telah dihimpun terhadap lima orang dari delapan anggota rombongan yang terdiri dari lima jurnalis dan tiga kru kapal,” kata Donald, Rabu.

Lima orang jurnalis yang datanya telah dihimpun yakni M. Bagus Khoirunnas, fotografer Antara; Ari Basuki dari Merdeka.com; Warta yang merupakan kapten kapal; Sukarman selaku anak buah kapal (ABK); serta Heriyanto yang berperan sebagai guide.

Sementara itu, tiga anggota rombongan lainnya masih belum menjalani proses pendataan. Mereka adalah Firman Daus dari Anadolu Agency, Donal Husni yang merupakan jurnalis lepas, dan Yudistiro Pranoto dari iNews.

“Yang belum tinggal tiga orang,” ujarnya.

Donald menjelaskan, informasi ante mortem diperlukan untuk membantu proses pencocokan identitas jika korban ditemukan. Data yang dikumpulkan mencakup karakteristik fisik hingga pakaian terakhir yang dikenakan.

Selain itu, tim DVI mengambil sampel DNA dari keluarga yang telah menjalani pemeriksaan ante mortem. Sampel tersebut nantinya dapat digunakan sebagai pembanding dalam proses identifikasi.

“Semua keluarga korban yang sudah ante mortem dilakukan swab buccal DNA,” ungkapnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Polda Banten Ambil Peran Kasus Hilangnya Jurnalis

Di sisi lain, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan, pihaknya juga telah menyiapkan posko postmortem. Fasilitas tersebut dipersiapkan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Banten untuk mendukung kerja Tim DVI jika dalam operasi pencarian ditemukan korban jurnalis dan kru kapal yang memerlukan proses identifikasi.

“Kami telah menyiapkan posko postmortem sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam mendukung proses identifikasi apabila diperlukan,” katanya.

Hengki menegaskan bahwa prioritas utama aparat gabungan saat ini tetap mencari dan menemukan seluruh anggota rombongan yang belum diketahui keberadaannya. Meski demikian, kesiapan untuk melakukan identifikasi juga harus disiapkan sejak awal.

“Kita akan bekerja keras untuk menemukan rekan-rekan kita yang sampai sekarang belum ditemukan. Namun, keselamatan seluruh tim terpadu yang melakukan pencarian juga harus menjadi perhatian,” tegasnya.

Operasi pencarian hingga saat ini masih mengandalkan penyisiran melalui jalur laut. Sementara pemantauan dari udara akan dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi lapangan serta aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Kapolda juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak menyebarluaskan informasi yang sumber maupun kebenarannya belum jelas, terutama terkait proses pencarian dan kabar mengenai potensi tsunami.

“Yang paling penting masyarakat tetap tenang, jangan cepat percaya dengan berita yang belum dapat dipastikan kebenarannya,” tuturnya.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Narkotika
BNN Soroti Maraknya Narkotika Cair, Wacanakan Pelarangan Vape
News
Kekerasan anak
Hingga September, 61 Kasus Kekerasan Anak Ditangani Komnas PA Serang
News
PJJ Tangsel Dikbud Kota Tangsel hentikan PJJ dan instruksikan PTM paska erupsi Gunung Anak Krakatau
PJJ Berakhir, Pemkot Tangsel Terapkan Pembelajaran Tatap Muka SDN-SMP
Pendidikan
Jurnalis Hilang Liput Gunung Anak Krakatau
1 Jurnalis Hilang Kontak Liput Gunung Anak Krakatau Ternyata Warga Tangsel, Ketua RT Ungkap Sosoknya
News
Gunung Anak Krakatau
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berdampak pada Kesehatan, Kasus ISPA di Banten Capai 4.500
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan