linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Waspadai Osteoporosis, Penyakit Tulang yang Merusak
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Gaya Hidup > Waspadai Osteoporosis, Penyakit Tulang yang Merusak
Gaya Hidup

Waspadai Osteoporosis, Penyakit Tulang yang Merusak

Hilal Ahmad
24 Oktober 2023
Share
waktu baca 3 menit
Penyakit osteoporosis perlu diwaspadai.
Penyakit osteoporosis perlu diwaspadai.
SHARE

linimassa.id – Setiap 20 Oktober diperingati sebagai Hari Osteoporosis Sedunia. Saatnya mengenali osteoporosis lebih jauh supaya tetap terhindarkan dari penyakit ini.

Contents
Awal MulaGejala dan Pencegahan

Hari Osteoporosis Sedunia merupakan acara puncak tahunan yang disponsori oleh International Osteoporosis Foundation (IOF).

IOF ini merupakan yayasan yang sangat terlibat dalam mendidik masyarakat tentang penyakit tulang yang merusak ini.

Osteoporosis adalah kondisi berkurangnya kepadatan tulang sehingga tulang menjadi keropos dan mudah patah.

Osteoporosis membuat tulang menjadi sangat lemah dan rapuh sehingga tindakan sekecil apa pun, termasuk bersin atau terjatuh, dapat mengancam jiwa, menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan yang tiada henti akibat patah tulang.

Osteoporosis menyebabkan tulang menjadi lemah dan rapuh dan mudah patah walau hanya dengan benturan ringan. Patah tulang akibat osteoporosis paling sering terjadi di pinggul, pergelangan tangan, atau tulang belakang.

Tulang merupakan jaringan hidup yang terus-menerus dipecah dan diganti. Osteoporosis terjadi ketika pembentukan tulang baru tidak mengimbangi hilangnya tulang lama.

Obat-obatan, pola makan sehat, dan olahraga angkat beban dapat membantu mencegah pengeroposan tulang atau memperkuat tulang yang sudah lemah.

 

Awal Mula

Sebelum 1994, osteoporosis bahkan tidak dianggap sebagai penyakit utama. Namun, pada 1998, dua organisasi terkemuka yang berkomitmen untuk mendidik masyarakat tentang osteoporosis, bergabung untuk membentuk International Osteoporosis Foundation.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Pendirian IOF merupakan kombinasi dari upaya bersama European Foundation for Osteoporosis (EFFO) yang didirikan pada 1987 dan International Federation of Societies on Skeletal Diseases (IFSSD) yang dimulai pada 1995.

Dengan menyatukan kedua organisasi di bawah payung tunggal, terdapat fokus yang lebih baik dan perpaduan sumber daya bagi para ilmuwan, dokter, dan organisasi advokasi kesehatan lainnya yang memerangi osteoporosis.

Osteoporosis menyerang pria dan wanita dari semua ras. Namun, perempuan kulit putih dan Asia, terutama perempuan lanjut usia yang sudah melewati masa menopause, mempunyai risiko paling tinggi.

 

Gejala dan Pencegahan

Biasanya tidak ada gejala pada tahap awal pengeroposan tulang. Namun, begitu tulang melemah karena osteoporosis, pasien dapat mengalami tanda dan gejala yang meliputi:

Sakit punggung, disebabkan oleh patah atau robohnya tulang pada tulang belakang.

Berkurangnya tinggi badan seiring berjalannya waktu.

Postur tubuh bungkuk.

Patah tulang lebih mudah terjadi ketimbang yang diperkirakan.

Untuk mencegah keropos tulang dapat dilakukan dengan mengonsumsi nutrisi yang baik dan olahraga teratur.

Salah satu nutrisi yang baik untuk tulang adalah kalsium. Pria dan wanita berusia antara 18 dan 50 tahun membutuhkan 1.000 miligram kalsium sehari.

Jumlah harian ini meningkat menjadi 1.200 miligram ketika wanita berusia 50 tahun dan pria berusia 70 tahun.

Sumber kalsium yang baik meliputi:

Susu rendah lemak.

Sayuran berdaun hijau tua.

Salmon atau sarden dengan tulang.

Produk kedelai, seperti tahu.

Sereal yang diperkaya kalsium dan jus jeruk.

Di samping mengonsumsi kalsium dan vitamin D, pencegahan osteoporosis juga dapat dilengkapi dengan olahraga.

Olahraga dapat membantu membangun tulang yang kuat dan memperlambat pengeroposan tulang. (Hilal)

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

Sungai Ciujung
Sungai Ciujung Tercemar, DLH Kabupaten Serang Temukan 4 Perusahaan Buang Air Limbah Olahan
News
PT ABM
Kejati Banten Kantongi Calon Tersangka Kasus Dugaan Korupsi PT ABM
News
air bersih
BPBD Banten Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Pandeglang
News
Sawah di Lebak
Ratusan Hektare Sawah di Lebak Terdampak Kekeringan
News
Siswa di Pandeglang
11 Ribu Siswa di Pandeglang Tak Melanjutkan Pendidikan, Ini yang Dilakukan Disdikpora
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan