linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: LPG Non Subsidi di Banten Naik, Pelaku Usaha Menjerit
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > LPG Non Subsidi di Banten Naik, Pelaku Usaha Menjerit
News

LPG Non Subsidi di Banten Naik, Pelaku Usaha Menjerit

Andra
21 April 2026
Share
waktu baca 2 menit
LPG Non Subsidi di Banten
Harga LPG Non Subsidi di Banten naik
SHARE

LINIMASSA.ID – Kenaikan harga LPG non subsidi di Banten menimbulkan tekanan serius bagi pelaku usaha.

Dalam waktu singkat, harga tabung LPG ukuran 12 kg melonjak dari sekitar Rp200 ribu menjadi Rp250 ribu per tabung.

Galang, seorang pelaku usaha makanan dan minuman di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, mengaku sangat terdampak oleh lonjakan LPG non subsidi di Banten tersebut.

Ia mengatakan, kenaikan yang terjadi secara tiba-tiba itu cukup memberatkan, terutama bagi usaha kecil seperti yang dijalaninya.

Awalnya ia sempat meragukan kabar kenaikan harga LPG Non subsidi di Banten tersebut, ia mengira jika itu hanya isu sesaat tanpa ada bukti kebenarannya.

Namun setelah mengecek langsung ke sejumlah agen, termasuk SPBU di sekitar Rangkasbitung, ia mendapati harga memang naik secara serentak dan dinilai tidak wajar.

LPG Non subsidi di Banten Naik

Kondisi kenaikan LPG Non Subsidi di Banten ini turut meningkatkan beban operasional usahanya, terlebih di tengah kenaikan harga bahan baku lain seperti plastik dan susu UHT.

Ia juga menyoroti kebijakan yang melarang pelaku usaha menggunakan LPG subsidi, sementara harga LPG non-subsidi justru mengalami kenaikan signifikan.

Menurutnya, situasi ini semakin menyulitkan pelaku usaha kecil. “Biaya produksi kan jadi makin tinggi, pendapatan belum tentu naik,” ujarnya.

Meski tidak sepenuhnya menyalahkan kebijakan yang ada, Galang berharap pemerintah dapat menghadirkan solusi yang lebih berpihak pada pelaku usaha.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ia khawatir jika kondisi LPG Non subsidi ini terus berlanjut, banyak usaha kecil berpotensi tidak mampu bertahan.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

Dharma Wanita Persatuan Kota Tangsel
Pemkot Gelontorkan Hibah Rp800 Juta untuk Dharma Wanita Persatuan Kota Tangsel
Pemerintahan
Bangunan liar di Bojonegara
12 Bangunan Liar di Bojonegara Dibongkar, Ini Penyebabnya
News
Kejaksaan RI
Mutasi di Kejaksaan RI, Kajati dan Wakajati Banten Diganti
News
THM
Satpol PP Temukan 13 Lokasi Diduga THM di Serang Barat, Mayoritas Gunakan Izin Restoran dan Kafe
News
DLHK Banten
DLHK Banten Pastikan Tindak Tegas Perusahaan yang Terbukti Cemari Sungai
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan