linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: 18 Kasus Pencabulan Anak di Cilegon Selama 2026
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > 18 Kasus Pencabulan Anak di Cilegon Selama 2026
News

18 Kasus Pencabulan Anak di Cilegon Selama 2026

Andra
21 April 2026
Share
waktu baca 2 menit
pencabulan anak di Cilegon
Kanit PPA Polres Cilegon, Ipda Eka Lady Fitriyani ungkap 18 kasus pencabulan anak di Cilegon
SHARE

CILEGON, LINIMASSA.ID – Sebanyak 18 kasus pencabulan anak di Cilegon tercatat sepanjang Januari hingga April 2026, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Cilegon mencatat 18 kasus.

Angka tersebut menjadi bagian dari total laporan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang ditangani dalam periode tersebut.

Kanit PPA Polres Cilegon, Ipda Eka Lady Fitriyani menyebutkan, selain pencabulan anak di Cilegon, secara keseluruhan terdapat 37 laporan yang terdiri dari 17 laporan polisi dan 20 pengaduan masyarakat.

Kasus yang dilaporkan beragam, mulai dari kekerasan dalam rumah tangga, perzinahan, kekerasan terhadap anak, hingga penelantaran.

Dari seluruh laporan tersebut, kasus pencabulan anak di Cilegon menjadi yang paling banyak. Saat ini, tujuh kasus telah memiliki tersangka, dan dua di antaranya sudah dilimpahkan ke pihak kejaksaan.

Ia menjelaskan bahwa sebagian besar kasus terjadi di lingkungan keluarga. Kondisi keluarga yang tidak harmonis menjadi salah satu faktor yang memicu terjadinya kekerasan terhadap anak.

Pencabulan Anak di Cilegon

Selain itu, guna mencegah kasus pencabulan anak di Cilegon, peran pengawasan orang tua dinilai sangat penting, terutama dalam memantau aktivitas anak sehari-hari, termasuk pergaulan dan kegiatan setelah pulang sekolah.

Penggunaan ponsel dan media sosial juga disebut sebagai faktor yang turut memengaruhi. Anak-anak kini lebih mudah berkenalan dengan orang asing melalui aplikasi daring, termasuk aplikasi pencarian teman atau jodoh.

Karena itu, pengawasan terhadap aktivitas digital anak menjadi hal yang krusial. Ia menilai bahwa peran orang tua sebagai lingkungan terdekat tetap menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan.

Lebih lanjut, kelompok usia pelajar SMP disebut sebagai yang paling rentan. Pada fase peralihan menuju remaja, anak cenderung memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan terdorong untuk mencoba hal-hal baru, terutama dengan pengaruh dari media sosial.

- Advertisement -
Ad imageAd image
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

PJJ Tangsel Dikbud Kota Tangsel hentikan PJJ dan instruksikan PTM paska erupsi Gunung Anak Krakatau
PJJ Berakhir, Pemkot Tangsel Terapkan Pembelajaran Tatap Muka SDN-SMP
Pendidikan
Jurnalis Hilang Liput Gunung Anak Krakatau
1 Jurnalis Hilang Kontak Liput Gunung Anak Krakatau Ternyata Warga Tangsel, Ketua RT Ungkap Sosoknya
News
Gunung Anak Krakatau
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berdampak pada Kesehatan, Kasus ISPA di Banten Capai 4.500
News
Gunung Anak Krakatau
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, PJJ SMA-SMK di Banten Diperpanjang hingga 11 September
News
Jurnalis
Hari Kedua Pencarian Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Keluarga Masih Menanti Kabar
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan