linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, PJJ SMA-SMK di Banten Diperpanjang hingga 11 September
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, PJJ SMA-SMK di Banten Diperpanjang hingga 11 September
News

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, PJJ SMA-SMK di Banten Diperpanjang hingga 11 September

Andra
9 September 2026
Share
waktu baca 2 menit
Gunung Anak Krakatau
Gubernur Banten Andra Soni usai melakukan pemantauan dari Pos Pengamatan Gunung Api Anak Krakatau, Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Minggu 6 September 2026. (Biro Adpim Setda Banten)
SHARE

SERANG, LINIMASSA.ID – Pemerintah Provinsi Banten kembali memperpanjang kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk jenjang SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Kebijakan tersebut berlaku hingga Jumat (11/9/2026).

Gubernur Banten Andra Soni menjelaskan, perpanjangan PJJ dilakukan untuk mengantisipasi dampak aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau terhadap kesehatan para pelajar.

Meskipun intensitas erupsi disebut mulai berkurang, pemerintah menilai kondisi di sekitar wilayah terdampak belum cukup aman untuk sepenuhnya mengembalikan kegiatan belajar mengajar ke sekolah.

“Erupsi hari ini memang sudah menurun. Namun, berdasarkan rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), masyarakat dilarang mendekati lokasi dalam radius 3 kilometer dan diwajibkan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan,” ujar Andra.

Ia menuturkan, aspek keselamatan dan kesehatan siswa menjadi salah satu pertimbangan utama dalam keputusan tersebut. Sebab, abu vulkanik yang berasal dari aktivitas Gunung Anak Krakatau dapat berdampak terhadap kualitas udara dan berisiko mengganggu kesehatan.

PJJ Diperpanjang, Antisipasi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Pemprov Banten, lanjut Andra, masih mengikuti perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau secara berkala. Saat ini, status gunung tersebut masih berada pada Level III atau Siaga.

Hasil pemantauan tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi pemerintah dalam menentukan kebijakan berikutnya, termasuk mengenai kemungkinan pelaksanaan kembali pembelajaran tatap muka di sekolah.

“Kami terus melakukan pemantauan. Sampai saat ini, gunung masih mengeluarkan abu hitam yang pergerakannya bergeser ke arah samudra. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada,” katanya.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Jurnalis
Hari Kedua Pencarian Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Keluarga Masih Menanti Kabar
News
Jurnalis
Tim SAR Perluas Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang di Perairan Selat Sunda
News
Jurnalis
Hari Kedua Pencarian, 5 Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Anak Krakatau Belum Ditemukan
News
Pemkot Tangsel
Pemkot Tangsel Semprot Jalan Protokol Bersihkan Debu Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Pemerintahan
Polsek Pamulang
Sudah Makan Korban, Polsek Pamulang Ringkus 3 Begal
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan