linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Anggota DPRD Pandeglang Diduga Jadi Korban Penipuan Rp400 Juta
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Anggota DPRD Pandeglang Diduga Jadi Korban Penipuan Rp400 Juta
News

Anggota DPRD Pandeglang Diduga Jadi Korban Penipuan Rp400 Juta

Andra
7 Mei 2026
Share
waktu baca 2 menit
DPRD Pandeglang
Anggota DPRD Pandeglang Miftahul Farid Sukur yang akrab dipanjadi korban penipuan dan melaporkan ke Mapolres Pandeglang, Rabu, 6 Mei 2026.
SHARE

PANDEGLANG, LINIMASSA.ID – Satuan Reserse Kriminal Polres Pandeglang mulai menindaklanjuti laporan dugaan penipuan yang diajukan Anggota DPRD Pandeglang, Miftahul Farid Sukur.

Politisi Partai Golkar yang dikenal dengan sapaan Mas Dewan itu mengaku mengalami kerugian hingga sekitar Rp400 juta akibat ulah rekan bisnisnya berinisial AF.

Kasus yang menimpa anggota DPRD Pandeglang tersebut kemudian dilaporkan ke Polres Pandeglang untuk diproses secara hukum.

KBO Satreskrim Polres Pandeglang, IPDA Beni Sukirman, membenarkan pihaknya telah menerima laporan pengaduan dari Farid.

Menurutnya, kepolisian berkewajiban menerima dan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat, termasuk anggota DPRD Pandeglang sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Laporan pengaduan sudah diterima Satreskrim Polres Pandeglang dan akan kami tindak lanjuti,” ujar Beni, Kamis, 7 Mei 2026.

Anggota DPRD Pandeglang Kena Tipu

Ia menjelaskan, penyidik saat ini masih melakukan pendalaman kasus penipuan anggota DPRD Pandeglang guna memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam perkara tersebut. Polisi akan menelusuri seluruh kronologi serta bukti yang disampaikan pelapor.

Dalam laporannya, Farid menyebut dirinya menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan dengan nilai kerugian mencapai kurang lebih Rp400 juta.

Beni menambahkan, proses penyelidikan masih berada pada tahap awal sehingga pihaknya belum dapat menyimpulkan perkara tersebut sebagai tindak pidana. Polisi masih mengumpulkan sejumlah alat bukti pendukung.

“Untuk sementara kami masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait peristiwa yang dilaporkan,” katanya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Sejauh ini, bukti yang telah diserahkan berupa percakapan penagihan kepada terlapor, bukti transfer, rekening koran, serta cetakan percakapan digital. Dari komunikasi tersebut, terlapor disebut sempat berjanji mengembalikan uang, namun hingga kini belum terealisasi.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

Kekeringan di Pandeglang
Kekeringan di Pandeglang, BPBD Banten Distribusikan 21 Ribu Liter Air Bersih
News
Sungai Ciujung
Sungai Ciujung Tercemar, DLH Kabupaten Serang Temukan 4 Perusahaan Buang Air Limbah Olahan
News
PT ABM
Kejati Banten Kantongi Calon Tersangka Kasus Dugaan Korupsi PT ABM
News
air bersih
BPBD Banten Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Pandeglang
News
Sawah di Lebak
Ratusan Hektare Sawah di Lebak Terdampak Kekeringan
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan