PANDEGLANG, LINIMASSA.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 21 ribu liter kepada warga yang terdampak kekeringan di Pandeglang, tepatnya di Kecamatan Patia, Rabu 22 Juli 2026.
Bantuan tersebut diberikan sebagai upaya memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang mulai mengalami kesulitan akibat musim kemarau.
Dalam pendistribusiannya, lima mobil tangki dikerahkan untuk mengirimkan pasokan air ke lima lokasi kekeringan di Pandeglang di wilayah Kecamatan Patia.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten, Lutfi Mujahidin, mengatakan bahwa salah satu lokasi penerima bantuan berada di Kampung Pasir Keris, RT 01/RW 05, Desa Patia. Di kawasan tersebut, sebanyak 60 kepala keluarga menerima pasokan air bersih.
“Hari ini kami menyalurkan total 21 ribu liter air bersih ke lima titik di Kecamatan Patia sebagai langkah memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kekeringan di Pandeglang,” katanya.
Menurut Lutfi, bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi sejumlah instansi. BPBD Provinsi Banten menyuplai 5.000 liter air, BPBD Kabupaten Pandeglang 4.000 liter, Taruna Siaga Bencana (Tagana) 5.000 liter, PDAM Tirta 4.000 liter, sedangkan TNI AD menyumbangkan 3.000 liter.
Kekeringan di Pandeglang
Ia menegaskan, distribusi air bersih dilakukan sebagai respons cepat terhadap kondisi masyarakat yang mulai mengalami krisis air dan kekeringan di Pandeglang. Karena itu, BPBD terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar kebutuhan warga dapat terpenuhi.
Selama proses penyaluran, BPBD Provinsi Banten bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Pandeglang, Kodim 0601 Pandeglang, Korem 064/Maulana Yusuf, Tagana, Sibernet, serta sejumlah instansi terkait lainnya.
BPBD Provinsi Banten memastikan penanganan dampak kekeringan akan terus dilakukan dengan menyesuaikan perkembangan situasi di lapangan.
Penyaluran bantuan air bersih selanjutnya akan diprioritaskan bagi daerah yang benar-benar membutuhkan berdasarkan hasil pemantauan dan laporan yang diterima.
“Koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait akan terus dilakukan. Apabila terdapat wilayah yang memerlukan pasokan air bersih, kami akan segera menindaklanjutinya sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat,” tutupnya.

