Linimassa.id- Ruas Tol Serpong-Pondok Aren jadi salah satu langganan banjir, setiap hujan deras KM+08 terendam hingga 80 sentimeter dan tak bisa dilalui. Hal itu, tentu membuat tidak nyaman para pengguna jalan.
Untuk mencari solusi persoalan tersebut, para pengembang jalan tol dipanggil oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui dinas teknis terkait. Ada tiga pengembang yang dipanggil yakni PT Bintaro Serpong Damai, PT Cinere Serpong Jaya, dan PT Marga Trans Nusantara pada Rabu (28/9/2022).
Hasil rapat koordinasi disepakati pihak tol bertanggungjawab melakukan pembersihan sampah dan pengerukan sedimen di ROW Tol sepanjang tahun.
“Sampah yang kemarin sudah bersih. Kalau ada lagi nanti dibersihkan lg sama mereka,” dikutip Kamis (29/9/2022).
Benyamin menyebut pelebaran dan peninggian jembatan di bawah tol dari semula 8 meter menjadi 20 meter akan ditargetkan rampung Desember 2022 untuk lajur arah Jakarta.
Kemudian lembuatan polder air sisi Jakarta dengan luas 2.700 meter persegi diselesaikan di Desember 2022. Sedangkan polder air sisi Serpong seluas 6.000 meter masih terkendala sengketa kepemilikan lahan.
“Dinas PU Tangsel melakukan pengerukan sedimen di luar area tol,” jelas Benyamin.
Menurutnya, pada Kamis besok akan dilakukan pengerukan sedimen di bawah tol dibantu alat amphibi dari dinas sumber daya air, bina marga dan bina konstruksi Kota Tangsel untuk percepatan. (red)


