linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Kota Serang Melonjak Naik
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Kota Serang Melonjak Naik
News

Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Kota Serang Melonjak Naik

Andra
27 April 2026
Share
waktu baca 2 menit
gas elpiji non subsidi
tumpukan tabung gas elpiji non subsidi 12 kilogram di PT Tulus Mulus
SHARE

SERANG, LINIMASSA.ID – Harga gas elpiji non subsidi di Kota Serang mengalami kenaikan yang cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir.

Lonjakan ini terjadi pada berbagai ukuran tabung dan mulai dirasakan oleh masyarakat, terutama kalangan rumah tangga.

Berdasarkan hasil pemantauan, salah satu agen di PT Tulus Mulus mencatat adanya kenaikan harga gas elpiji non subsidi hingga sekitar 20 persen sejak pertengahan April 2026.

Untuk tabung elpiji ukuran 12 kilogram, harga kini mencapai Rp228 ribu, naik dari sebelumnya Rp192 ribu. Ukuran ini menjadi sorotan karena paling banyak digunakan oleh masyarakat menengah.

Selain itu, harga gas elpiji non subsidi ukuran 5,5 kilogram juga mengalami kenaikan harga dari Rp90 ribu menjadi Rp107 ribu.

Sementara itu, tabung berukuran besar 50 kilogram kini dijual sekitar Rp1.068.000, meningkat dari kisaran sebelumnya Rp835 ribu.

Harga Gas Elpiji Non Subsidi Naik

Mulyadi, petugas keamanan di PT Tulus Mulus, menyampaikan bahwa kenaikan harga gas elpiji non subsidi tersebut sudah mulai berlaku sejak 18 April 2026.

Ia menyebutkan bahwa meskipun harga naik cukup tajam, kondisi penjualan masih relatif stabil tanpa penurunan berarti.

Menurutnya, sebagian besar konsumen elpiji non subsidi berasal dari kalangan rumah tangga yang bergantung pada ukuran 5,5 kilogram dan 12 kilogram.

Dalam satu hari, penjualan di agen tersebut rata-rata mencapai 30 tabung, dan bisa meningkat hingga sekitar 50 tabung saat akhir pekan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ia juga menjelaskan bahwa pasokan elpiji yang mereka terima berasal dari wilayah Tangerang sebagai pusat distribusi.

Namun demikian, pihaknya tidak mengetahui secara pasti penyebab terjadinya kenaikan harga gas elpiji non subsidi tersebut.

Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Ad imageAd image
26 Mei 2026
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Ansor Kota Tangsel
Duga Tabrak Aturan, Ansor Kota Tangsel Ajukan Keberatan ke Gubernur Banten Soal Bambang Noertjahjo Jadi Sekda
News
SPMB 2026
Wali Kota Cilegon Tegaskan SPMB 2026 Harus Bersih, Kepsek Terancam Dicopot Jika Terlibat Jual Beli Kursi
News
rokok ilegal
8,2 Juta Batang Rokok Ilegal Diamankan di Lintasan Merak–Bakauheni
News
Tahu dan tempe
Pengusaha Tahu dan Tempe di Kota Serang Terimbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
News
Dana Desa
Rp1 Miliar Dana Desa Petir Diduga Ludes untuk Judi Online dan Pinjaman Online
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?