LINIMASSA.ID, TANGSEL – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. atau IKPP Tangerang Mill, salah satu unit usaha APP Group tandatangani kerjasama terkait pengelolaan sampah rumah tangga secara mandiri untuk mewujudkan Zero Waste Tahun 2028.
Kerjasama itu dilakukan bersama DPP Ikatan Pengkaji Lingkungan Hidup Indonesia (Inkalindo) di Grand Serpong Hotel, Jumat 11 September 2026.
Head of Sustainability PT IKPP Tangerang Mill Kholisul Fatikhin mengatakan, persoalan sampah membutuhkan keterlibatan dan kolaborasi dari seluruh pihak, baik pemerintah, dunia usaha, organisasi, maupun masyarakat.
“Pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama. Upaya tersebut harus dimulai dari tingkat rumah tangga, karena dari sanalah sebagian besar sampah berasal,” kata Kholisul.
Dengan adanya kolaborasi ini, kata Kholisul, pihaknya berharap dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli dan mampu mengelola sampah secara mandiri.
Menurutnya, pengelolaan sampah dari sumber merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Tidak hanya mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pemrosesan akhir, tetapi juga dapat memberikan nilai tambah apabila sampah dikelola dan dimanfaatkan dengan baik.
“Semangat menuju Zero Waste 2028 tentunya tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan agar upaya pengurangan dan pengelolaan sampah dapat berjalan secara konsisten,” paparnya.
Sebagai bagian dari APP Group, PT IKPP Tangerang Mill terus mendorong berbagai inisiatif yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Kolaborasi bersama INKALINDO ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Melalui kolaborasi tersebut, PT IKPP Tangerang Mill berharap dapat turut memberikan kontribusi nyata dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah secara mandiri sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih berkelanjutan.
Kolaborasi antara dunia usaha dan berbagai pemangku kepentingan ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam memperkuat gerakan pengelolaan sampah dari sumbernya serta mempercepat terwujudnya Zero Waste 2028.

