linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Bapenda Banten Kerahkan 960 Pemungut Pajak
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Bapenda Banten Kerahkan 960 Pemungut Pajak
News

Bapenda Banten Kerahkan 960 Pemungut Pajak

Andra 21 April 2026
Share
waktu baca 2 menit
Bapenda Banten
Kepala Bapenda Banten Berly Rizki Natakusumah
SHARE

LINIMASSA.ID – Badan Pendapatan Daerah atau Bapenda Banten meningkatkan upaya penagihan tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dengan metode jemput bola langsung ke rumah wajib pajak.

Langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan pendapatan daerah yang masih belum mencapai target.

Kepala Bapenda Banten, Berly Rizki Natakusumah, menyampaikan bahwa sebanyak 960 pegawai dikerahkan dalam program ini.

Masing-masing pegawai ditugaskan menagih sedikitnya 10 tunggakan setiap bulan, sehingga secara keseluruhan ditargetkan sekitar 9.600 tunggakan dapat diselesaikan tiap bulan.

Proses penagihan Bapenda Banten dilakukan secara langsung ke kediaman wajib pajak dengan melibatkan perangkat lingkungan seperti RT dan RW.

Seluruh pegawai, termasuk staf administrasi hingga bendahara, turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Skema Penagihan Pajak Bapenda Banten

Pelaksanaan penagihan pajak Bapenda Banten dilakukan di luar jam pelayanan agar tidak mengganggu aktivitas kantor. Kegiatan ini bisa berlangsung pada sore hingga malam hari, bahkan di akhir pekan.

Untuk meningkatkan kinerja, Bapenda Banten juga menerapkan sistem penghargaan dan sanksi. Insentif pegawai akan disesuaikan dengan capaian target yang dievaluasi setiap tiga bulan. Jika target tidak terpenuhi, maka insentif akan dikurangi.

Meski melakukan penagihan langsung, Bapenda menegaskan pendekatan yang digunakan tetap bersifat persuasif dan tidak menekan. Petugas lebih mengutamakan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya membayar pajak sebagai kontribusi terhadap pembangunan daerah.

Langkah ini diambil karena realisasi pendapatan daerah pada triwulan pertama 2026 masih di bawah target.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dari target sebesar Rp2,2 triliun, pendapatan yang tercapai baru sekitar Rp1,978 triliun, sehingga masih terdapat selisih sekitar Rp18 miliar.

Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Ad imageAd image
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
12 Maret 2026
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Terkini

DPRD Kota Tangsel
Pansus RTRW DPRD Tangsel Tinjau Aliran Sungai di Bintaro Jaya Xchange Mall: Ada Perubahan Fungsi Lahan
News
SPPG di Kabupaten Serang
6 SPPG di Kabupaten Serang Kena Suspen BGN
News
pencabulan anak di Cilegon
18 Kasus Pencabulan Anak di Cilegon Selama 2026
News
LPG Non Subsidi di Banten
LPG Non Subsidi di Banten Naik, Pelaku Usaha Menjerit
News
Pansus RTRW DPRD Kota Tangsel
Pansus RTRW DPRD Kota Tangsel Pantau Pemanfatan Ruang di BSD -Bintaro Jaya
Pemerintahan
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?