linimassa.id – Gengster yang bacok karyawan pabrik di Batuceper, Kota Tangerang diringkus polisi. Kebanyakan pelaku masih anak-anak dan berstatus pelajar.
Tercatat ada 9 orang dari 10 pelaku yang berhasil diringkus, bahkan petugas juga mengamankan sejumlah celurit.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, aksi pencurian dengan kekerasan itu terjadi di PT Lotus Jalan Pembangunan Batu Ceper. Aksinya semoat terekam CCTV dan viral di media sosial.
“Korban Alfarizi saat itu sedang istirahat shift 3 di warung samping pabrik. Tiba-tiba pelaku datang 5 motor sekira 10 orang. Salah satu pelaku langsung mengacungkan celurit ke korban sambil meminta korban menyerahhkan handphone,” kata Zain saat ungkap kasus di Polsek Batu Ceper, Senin (1/8/2022).
Mendapat ancaman itu, korban berusaha kabur. Sayangnya, korban bernama Riski Rivaldi jatuh dan jadi sasaran kekerasan pelaku yang membawa celurit.
“Korban dibacok sebanyak 2 kali di punggungnya lalu diinjak oleh pelaku. Kemudian hp korban yang jatuh diambil pelaku. Kemudian, korban lari ke dalam pabrik dan sempat akan dikejar oleh pelaku, namun dibantu oleh satpam, sehingga pelaku ini tidak jadi masuk ke pabrik,” terang Zain.
Para pelaku, kata Zain, kemudian berhasil diringkus empat hari setelah pengejaran pada 24 Juli 2022. Identitas 10 orang pelaku itu pun diketahui, tercatat 7 orang masih anak-anak berusia 14-16 tahun.
“Ada 2 pelaku dewasa berinisial AAF dan FF dan 7 orang masih anak yakni MRA, RIM, GDA, A, RS, RGA, dan DR. Satu yang belum ditangkap inisial A,” papar Zain.
“Sebelum beraksi Sebagian pelaku ini minum miras terlebih dahulu,” sambung Zain.
Selain beraksi di Batu Ceper, para gangster itu juga beraksi di Kawasan Neglasari dan menyasar warung kelontong. Usai diringkus, kini para pelaku yang tercatat masih banyak pelajar itu mendekam di penjara.
“Untuk pelaku kita kenakan pasal 365 KUHP ayat 2 ke 1e dan 2e dan pasal 76 UU nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak karena ada korbannya anak-anak ancaman hukumannya 12 tahun penjara,” pungkasnya. (red)



