linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Kasus DBD di Tangsel 2022 Meningkat Drastis, Paling Banyak di Pamulang
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Kasus DBD di Tangsel 2022 Meningkat Drastis, Paling Banyak di Pamulang
NewsPemerintahan

Kasus DBD di Tangsel 2022 Meningkat Drastis, Paling Banyak di Pamulang

LinimassaNews 9 Januari 2023
Share
waktu baca 2 menit
DBD
Ilustrasi Demam Berdarah Dengue (DBD). (ist)
SHARE

linimassa.id – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Tangerang Selatan sepanjang 2022 tercatat ada 756 kasus. Jumlah itu meningkat hampir dua kali lipat dari 2021. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, daerah terbanyak ditemukannya kasus DBD di Tangsel yaitu di Kecamatan Pamulang. 

“Kasus terbanyak pada 2022 paling banyak ditemukan di Pamulang mencapai 155 kasus,” kata Allin, Senin (9/1/2023).

Wilayah kasus DBD terbanyak berikutnya yakni Kecamatan Serpong sebanyak 128 kasus, Pondok Aren 117 kasus, Ciputat Timur 113 kasus,  Ciputat 105 kasus, Serpong Utara 99 kasus, dan Setu sejumlah 38 kasus DBD. 

Berdasarkan data dan analisa selama lima tahun terakhir, tren kasus DBD di Tangsel meningkat pada Desember hingga April seiring dengan terjadinya musim hujan.

Dengan peningkatan itu, pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk mencegah DBD dengan melakukan upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN). 

Salah satunya dengan melakukan 3M plus, yaitu menguras, menutup, mendaur ulang, serta menghindari gigitan nyamuk. 

Selain itu, masyarakat juga diharapkan turut berpartisipasi dalam gerakan satu rumah satu jumantik minimal seminggu sekali. 

“Dan untuk pemutusan mata rantai penularan dengan cara melakukan penyemprotan fogging untuk wilayah yang terjadi penularan kasus DBD berdasarkan penyelidikan epidemiologi (PE) yang dilakukan oleh petugas puskesmas, dibantu dengan koordinator jumantik di tiap-tiap wilayah,” pungkas Allin. (mat)

Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Ad imageAd image
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
12 Maret 2026
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Terkini

Stadion Maulana Yusuf
Dugaan Penganiayaan Sopir di Stadion Maulana Yusuf Naik Tahap Penyidikan
News
Buruh harian lepas
Polresta Serang Kota Tangkap Buruh Harian Lepas di Kota Serang
News
Bank BJB
Wali Kota Serang Budi Rustandi Cabut Saham di Bank BJB, Ini Alasannya
News
gas elpiji non subsidi
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Kota Serang Melonjak Naik
News
Sabung ayam
Digerebek Polisi, Pelaku Judi Sabung Ayam Kocar-kacir Melarikan Diri
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?