linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Dugaan Siswa Keracunan MBG di Cilegon, Wali Kota Usulkan Penutupan Sementara Dapur
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Dugaan Siswa Keracunan MBG di Cilegon, Wali Kota Usulkan Penutupan Sementara Dapur
News

Dugaan Siswa Keracunan MBG di Cilegon, Wali Kota Usulkan Penutupan Sementara Dapur

Andra
17 April 2026
Share
waktu baca 2 menit
MBG
Kasus MBG di Cilegon
SHARE

CILEGON, LINIMASSA.ID – Mencuatnya kasus 49 siswa korban dugaan kecarunan MBG di Cilegon, Wali Kota Cilegon, Robinsar, menyatakan akan mengusulkan penutupan sementara dapur penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal itu akan dilakukan apabila SPPG terbukti terjadi pelanggaran dalam kasus dugaan keracunan yang menimpa 49 siswa MTs Al Inayah.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah puluhan siswa kecarunan MBG di Cilegon mengalami keluhan seperti mual dan pusing, hingga harus mendapatkan perawatan di puskesmas usai mengonsumsi makanan MBG pada Kamis, 16 April 2026.

Robinsar menegaskan, Pemerintah Kota Cilegon akan segera menggelar rapat bersama Dinas Kesehatan guna memastikan penanganan korban berjalan maksimal sekaligus mengevaluasi penyebab insiden tersebut.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk menilai sejauh mana penanganan yang sudah dilakukan. Prioritas utama adalah memastikan seluruh korban kecarunan MBG di Cilegon telah ditangani dengan baik,” ujarnya pada Jumat, 17 April 2026.

Kecarunan MBG di Cilegon, Pemkot Periksa Semua Aspek

Setelah penanganan awal kecarunan MBG di Cilegon selesai, pemerintah daerah juga akan melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari aspek perizinan hingga penerapan standar operasional prosedur (SOP) di dapur penyedia MBG.

“Selanjutnya akan dilakukan pengecekan lebih rinci terkait izin operasional dan hal lainnya. Jika ditemukan pelanggaran SOP, kami akan merekomendasikan kepada pihak terkait untuk menutup sementara dapur tersebut sampai dilakukan perbaikan,” tegasnya.

Ia menilai kejadian ini harus menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat, khususnya penerima manfaat program pemerintah.

“Ke depan, hal ini menjadi perhatian penting karena menyangkut risiko. Kami akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan setiap penyedia dapur menjalankan operasional sesuai SOP,” katanya.

Selain itu, Robinsar juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan penerima manfaat dalam mengonsumsi makanan sesuai waktu yang dianjurkan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Penerima manfaat juga harus memperhatikan waktu konsumsi. Makanan memiliki batas aman untuk dikonsumsi, jangan sampai yang seharusnya dimakan siang justru dikonsumsi sore. Hal seperti itu bisa memicu keracunan,” jelasnya.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

Dharma Wanita Persatuan Kota Tangsel
Pemkot Gelontorkan Hibah Rp800 Juta untuk Dharma Wanita Persatuan Kota Tangsel
Pemerintahan
Bangunan liar di Bojonegara
12 Bangunan Liar di Bojonegara Dibongkar, Ini Penyebabnya
News
Kejaksaan RI
Mutasi di Kejaksaan RI, Kajati dan Wakajati Banten Diganti
News
THM
Satpol PP Temukan 13 Lokasi Diduga THM di Serang Barat, Mayoritas Gunakan Izin Restoran dan Kafe
News
DLHK Banten
DLHK Banten Pastikan Tindak Tegas Perusahaan yang Terbukti Cemari Sungai
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan