linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: BNPB Imbau 5 Daerah Kosongkan Wilayah Pesisir
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > BNPB Imbau 5 Daerah Kosongkan Wilayah Pesisir
News

BNPB Imbau 5 Daerah Kosongkan Wilayah Pesisir

Andra
31 Juli 2025
Share
waktu baca 3 menit
BNPB Imbau 5 daerah
BNPB Imbau 5 daerah kosongkan wilayah pesisir
SHARE

LINIMASSA.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB imbau Pemda Kosongkan Wilayah pesisir di 5 daerah di Indonesia.

Hal ini merupakan langkah antisipasi atas efek gempa Rusia yang terjadi pada Rabu 30 Juli 2025 pagi dengan magnito 8,7 di kawasan Kamchatka Rusia.

BNPB Imbau 5 daerah ini lantaran gempa Rusia yang dapa mentriger terjadinya tsunami yang terus bergerak dari utara ke selatan, termasuk perairan bagian timur Indonesia.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, BMKG sudah mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk beberapa daerah terutama 5 provinsi di Indoenesia.

“Kami dari BNPB imbau 5 daerah di Indonesia untuk mengosongkan wilayah pesisir,” kata Muhari dikutip dari siaran pers di akun TikTok BNPB Indonesia, Kamis 31 Juli 2025.

Dijelaskan Muhari, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait tsunami lintas samudera, ketika intensitas gempanya kecil saat lintas samudera, maka bukan berarti akan berdampak kecil ketika sudah di daerah pesisir.

BNPB Imbau 5 Daerah

BNPB Imbau 5 daerah
Efek gempa Rusia, BNPB Imbau 5 daerah kosongkan pesisir

BNPB Imbau 5 daerah untuk kosongkan wilayah pesisir di Provinsi yakni Papua, Papua Barat, Maluku utara, Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Kata Muhari, ada beberapa atensi khusus seperti Kabupaten/Kota seperti Talaud, Gorontalo, Halmahera Utara, Manokwari dan seterusnya dengan estimasi waktu kedatangan sunami sekitar 1 hingga 2 jam untuk mengevakuasi masyarakat yang bermukim di daerah pesisir.

Ia mengungkapkan, antisipasi ini penting dilakukan, mengingat berdasarkan pengalaman yang terjadi di teluk Yoteva Jayapura pada tahun 2011 ketika tsunami jepang.

Tsunamu yang awalnya terindentifikasi hanya 30 sentimeter di Stasiun Pengukuran Pasut Teluk Jayapura, akan tetapi kemudian tsunami berosilasi di daerah sini sehingga, terjadi amplifikasi tinggI run up dan inundasi tsunami.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Hasil survey yang dilakukan pada saat itu tinggi tsunami di darat mencapai 3,8 meter dari awalnya hanya 30 cm yang terdeketeksi,” ungkapnya.

Maka dari itu, untuk kesiapsiagaan tsunami di Rusia hari ini, BNPB Imbau 5 daerah, terutama kepada seluruh perangkat daerah untuk bisa mengondisikan masyarakat di kawasan pantai, khususnya daerah yang menghadap ke utara agar dikosongkan sementara mulai dari satu jam hingga dua jam waktu tsunami.

“Agar bisa mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, ini bagian dari ikhtiar untuk meminimalisir dampak potensi tsunami yang terjadi,” pungkasnya.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- 27 OKTOBER 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

nelayan di Kabupaten Serang
Cuaca Buruk Picu Paceklik, Nelayan di Kabupaten Serang Berharap Bantuan Pemerintah
News
korupsi
Kejari Pandeglang Naikkan Dugaan Korupsi Dana BOP PKBM Handayani ke Penyidikan
News
Pupuk Subsidi di Banten
Penyerapan Pupuk Subsidi di Banten Masih Rendah, Cuaca dan Data Petani Jadi Kendala
News
buaya betina
Warga Cigeulis Berhasil Tangkap Buaya Betina Berukuran 2,5 Meter
News
Toko sembako di Cikande Permai
Toko Sembako di Cikande Permai Dibobol Komplotan Pencuri, Kerugian Capai Rp10 Juta
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan