PANDEGLANG, LINIMASSA.ID – Seekor buaya betina berwarna hitam dengan panjang sekitar 2,5 meter berhasil ditangkap warga di kawasan Muara Cicamara, Desa Banyuasih, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Kamis (5/11/2026) malam.
Proses penangkapan reptil berukuran besar tersebut berlangsung cukup menegangkan. Pasalnya, buaya itu diduga berkaitan dengan insiden serangan terhadap seorang pria paruh baya bernama M Romli alias Domi yang terjadi pada Minggu (25/10/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.
Dalam kejadian sebelumnya, Romli dilaporkan mengalami sejumlah luka robek cukup serius di bagian betis setelah diserang dan digigit buaya betina ketika sedang mencari ikan.
Berdasarkan informasi dari Polsek Cigeulis, laporan mengenai keberhasilan warga menangkap buaya diterima petugas piket sekitar pukul 19.20 WIB. Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Desa Banyuasih.
Hewan predator buaya betina tersebut diketahui berjenis kelamin betina, memiliki warna tubuh hitam, serta panjang kurang lebih 2,5 meter.
Usai ditangkap, buaya kemudian dibawa ke Kantor Desa Banyuasih untuk diamankan sementara. Selanjutnya, proses pemindahan dan evakuasi akan ditangani oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).
Buaya Betina di Pandeglang
PS Kanit Reskrim Polsek Cigeulis, AIPDA Ridwan, membenarkan adanya penangkapan buaya betina oleh masyarakat di kawasan Muara Cicamara.
Menurut Ridwan, warga menduga kuat satwa yang berhasil diamankan tersebut merupakan buaya betina yang sebelumnya menyerang M Romli pada akhir Oktober lalu.
Sebelumnya, korban diketahui sedang memasang jaring ikan di lokasi kejadian. Tanpa diduga, seekor buaya tiba-tiba menyerang dan menggigit bagian betisnya.
Korban berhasil selamat setelah mendapat pertolongan cepat dari rekannya yang berada tidak jauh dari lokasi.
Ridwan menambahkan, untuk sementara buaya betina hasil tangkapan masyarakat masih ditempatkan di Balai Desa Banyuasih. Hewan tersebut akan tetap diamankan hingga tim dari Damkar dan BKSDA datang untuk melakukan evakuasi.

