linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Ada Ratusan Rumah Tak Layak Huni di Kota Tangsel, Benyamin: 45 Hari Lagi Dilakukan Pembangunan
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Ada Ratusan Rumah Tak Layak Huni di Kota Tangsel, Benyamin: 45 Hari Lagi Dilakukan Pembangunan
NewsPemerintahan

Ada Ratusan Rumah Tak Layak Huni di Kota Tangsel, Benyamin: 45 Hari Lagi Dilakukan Pembangunan

LinimassaNews
25 Juli 2022
Share
waktu baca 2 menit
IMG 20220725 233302 120
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat berbincang dengan salah satu warga di Serpong, Senin (25/7/2022). (Dok.Humas Pemkot Tangsel)
SHARE

linimassa.id – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie membuka sosialisasi Persiapan Pelaksanaan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RUTLH).

Sosialisasi tersebut digelar di dua lokasi yaitu di Kecamatan Serpong dan Kecamatan Serpong Utara yang diselenggarakan oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) Tangsel. Senin (25/7).

Benyamin menjelaskan sosialisasi ini sebagai langkah persiapan untuk memperbaiki rumah yang tidak layak huni menjadi layak huni. Dimana, perbaikan akan memakan waktu kurang lebih 45 hari dari jadwal mulai pelaksanaan perbaikan.

“Insyaallah tidak lama lagi akan dimulai Pembangunan. Paling lama 45 hari proses pembangunannya.” kata Benyamin.

Tahun ini, Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan memperbaiki 150 rumah tidak layak huni. Perbaikan tersebut disebar di 7 Kecamatan di Tangerang Selatan.

“Dengan rincian 36 rumah di Ciputat, 15 rumah di Ciputat Timur, 20 rumah di Pamulang, 32 di Kecamatan Pondok Aren, 22 di Serpong, dan 18 rumah di Serpong Utara, dan 7 rumah di Kecamatan Setu,” jelasnya

Benyamin mengatakan program bedah rumah ini sudah ada sejak 2012. Dimana, Pemerintah Daerah secara bertahap telah melakukan program untuk memperbaiki rumah tidak layak huni di Tangerang Selatan.

“Besar harapan kami, dengan adanya program ini dapat memberikan manfaat yang sebaik-baiknya,” ucap Benyamin.

Benyamin menambahkan dengan diperbaikinya rumah warga yang tidak layak huni, akan memberikan manfaat mengenai penggunaan keuangan untuk hal yang lainnya. Sehingga, warga tidak banyak mengeluarkan uang untuk memperbaiki rumah yang mengalami kerusakan.

“Saya minta ini dikawal oleh Camat, Lurah, RW, RT, BKM dikawal betul-betul supaya semua prosesnya, pembangunannya bisa berjalan dengan baik,” tutup Benyamin. (rls/red)

- Advertisement -
Ad imageAd image
Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Ad imageAd image
26 Mei 2026
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Plăceri subtile: mini-recenzie a divertismentului în cazinourile online
Gaya Hidup
Dapur MBG di Pandeglang
14 Dapur MBG di Pandeglang yang Dihentikan Sementara oleh BGN
News
Dapur MBG di Lebak
10 Dapur MBG di Lebak Sementara Tidak Beroperasi
News
Diabetes
1.651 Anak di Banten Idap Diabetes, Kasus Juga Ditemukan pada Bayi
News
Petani Gunung Karang
Petani Gunung Karang Keluhkan Anjloknya Harga Hasil Panen
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?