linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Diajak Main Odong-odong, Bocah di Ciputat Jadi Korban Kekerasan Seksual Temannya
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Diajak Main Odong-odong, Bocah di Ciputat Jadi Korban Kekerasan Seksual Temannya
News

Diajak Main Odong-odong, Bocah di Ciputat Jadi Korban Kekerasan Seksual Temannya

LinimassaNews 24 Juli 2023
Share
waktu baca 2 menit
Pelecehan seksual verbal dosen Uniba
Ilustrasi Pelecehan seksual verbal dosen Uniba.
SHARE

linimassa.id – Nasib pilu dialami seorang bocah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Bocah perempuan berinisial MEU (5) itu jadi korban kekerasan seksual temannya sendiri.

Peristiwa pilu itu dialami korban pada 11 September 2022 lalu di Lapangan Hijau, Kampung Gunung, Jombang, Ciputat, Tangsel.

Pihak keluarga telah melaporkan kasus tersebut ke Polres Tangsel dengan nomor laporan polisi: LP/B/1690/IX/2022/POLRES TANGERANG SELATAN/POLDA METRO JAYA tertanggal 13 September 2022. 

Tetapi, hingga saat ini, pelaku belum diamankan oleh kepolisian. Padahal, kasusnya sudah berjalan hampir setahun.

Terduga pelaku yang dilaporkan ada tiga orang anak. Yakni pelaku berinisial E berusia 14 tahun, A berusia 13, dan J berusia 8 tahun. 

Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Tangerang Selatan Tri Purwanto membenarkan soal adanya kasus tersebut. Tri menjelaskan kronologis aksi pencabulan anak di bawah umur itu. 

Saat itu, korban MEU (5) dijemput oleh temannya minta uang buat naik odong-odong sekira pukul 19.00 WIB. Tetapi, satu jam kemudian korban pulang ke rumah sambil menangis dan mengaku ke orang tua ketakutan katena pulang sendiri.

“Tetapi malamnya saat tidur korban mengeluh sakit di area kemaluannya. Kepada orang tuanya korban mengaku, kemaluannya ditusuk oleh pelaku berinisial J. Kemudian ke dokter korbang ngaku kalau ada pelaku lain E dan A yang memegangi tangan dan kakinya,” kata Tri ditemui di kantornya, Senin (24/7/2023).

Tri menerangkan, korban juga bercerita bahwa diancam oleh kedua pelaku lain untuk tak menyebutkan namanya jika aksi tercela itu diketahui oleh orang lain.

“E dan A ngancem kalau ketahuan bilangnya J aja,” terang Tri.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Tri menyebut, pihak keluarga korban dan terduga pelaku sudah melakukan pertemuan bersama RT setempat. 

Tetapi, orang tua terduga pelaku tak percaya anaknya melakukan pencabulan itu.

“Informasi terakhir dari keluarga korban bahwa kasus tetap berjalan,” ungkap Tri.

Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Terkini

IKPP Tangerang
Berkah Ramadan 2026, IKPP Tangerang Salurkan 4.000 Liter Minyak Goreng Subsidi
Bisnis
PGN Tangerang
Dukung Pelaku Usaha Kuliner di Tangerang, Gas Bumi PGN Mengalir ke Dapur Pos Resto
News
Pemkot Tangsel gelar Bazar Ramadhan 2026 di Pamulang
Bazar Ramadhan 2026 di Pamulang Diapresiasi Warga: Alhamdulillah Membantu Masyarakat
Pemerintahan
ASN Pemprov Banten
ASN Pemprov Banten Dilarang Terima Parsel Lebaran, Gubernur Terbitkan Surat Edaran
News
MBG
Orangtua Siswa di Kota Serang Keluhkan Roti Program MBG Diduga Kedaluwarsa dan Berjamur
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?