LINIMASSA.ID – Kebakaran hebat terjadi di kawasan Pergudangan Kosambi Permai Extension, Desa Belimbing, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Rabu (16/9/2026). Sebanyak 28 bangunan gudang terdampak dalam insiden tersebut.
Berdasarkan hasil asesmen Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, peristiwa kebakaran mulai diketahui sekitar pukul 12.45 WIB.
Kobaran api pertama kali diketahui petugas keamanan bernama Elip Difren Fendi. Saat kejadian, Elip tengah menjalankan tugas di pos pengamanan salah satu pabrik di kawasan tersebut.
Ia melihat api berasal dari bagian belakang gudang yang digunakan untuk menyimpan material busa kasur. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar sehingga Elip segera meminta para pekerja yang berada di dalam kantor meninggalkan lokasi.
Sementara itu, saksi lainnya, Hady Hidayatullah, langsung meminta bantuan dengan menghubungi petugas pemadam kebakaran. Armada pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman.
Meski demikian, kobaran api terus membesar hingga menjalar ke sejumlah bangunan gudang lain yang berada di bagian belakang area pabrik.
Petugas berjibaku memadamkan api selama berjam-jam. Penanganan kebakaran baru dapat diselesaikan sekitar pukul 23.00 WIB.
Kebakaran di Tangerang
Bangunan yang terbakar berada di dalam kawasan PT Alpha Pillar Pelangi. Dari 28 gudang yang terdampak, sebanyak 14 bangunan merupakan milik PT Angsa Panca dan digunakan sebagai tempat penyimpanan logistik kontraktor. Kemudian, delapan gudang difungsikan sebagai cold storage, sedangkan enam bangunan lainnya dalam kondisi kosong.
BPBD Kabupaten Tangerang memastikan tidak terdapat korban meninggal dunia maupun korban luka akibat kejadian tersebut. Sementara nilai kerugian materiil untuk sementara ditaksir mencapai sekitar Rp20 miliar.
Pemilik pabrik, Tomas (60), juga tercatat sebagai salah satu warga yang terdampak akibat kebakaran tersebut.
Dalam proses pemadaman, sekitar 80 personel gabungan diterjunkan ke lokasi. Kekuatan tersebut meliputi delapan unit kendaraan pemadam kebakaran milik Kabupaten Tangerang dengan 40 personel, tiga unit tangki dari Pergudangan Kosambi Permai yang melibatkan 18 personel, serta satu unit pemadam dari PIK 1 dengan tiga personel.
Selain itu, bantuan juga datang dari Bandara Soekarno-Hatta dengan satu unit dan 12 personel. Penanganan turut diperkuat satu unit damkar Koramil serta dua unit pemadam kebakaran DKI Jakarta dengan tujuh personel.
Untuk mendukung pengamanan di sekitar lokasi, Polsek Teluknaga menurunkan 15 personel dan Koramil 01 Teluknaga mengerahkan lima personel.
Terkait penyebab kebakaran, BPBD Kabupaten Tangerang menduga api berasal dari korsleting listrik. Namun, dugaan tersebut masih bersifat sementara.
“Untuk penyebab pastinya, masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achnad Taufik saat diwawancarai, Kamis (17/9/2026).

