SERANG, LINIMASSA.ID – Pemerintah Kota Serang berencana menambah empat sekolah menengah pertama (SMP) negeri sebagai upaya memperluas pemerataan layanan pendidikan.
Program tersebut akan diprioritaskan di kecamatan yang hingga kini masih memiliki keterbatasan fasilitas pendidikan.
Pengembangan SMP Negeri Baru dijadwalkan mulai dilakukan pada 2027 dengan sasaran utama Kecamatan Taktakan, Kasemen, dan Curug.
Ketiga wilayah tersebut dinilai masih membutuhkan tambahan SMP negeri untuk menampung jumlah peserta didik yang terus meningkat.
Sebaliknya, Kecamatan Serang dinilai telah memiliki jumlah SMP negeri yang cukup sehingga belum menjadi prioritas pembangunan sekolah baru.
Pemerintah memilih mengarahkan pengembangan ke wilayah yang akses pendidikannya masih terbatas agar daya tampung siswa lebih merata.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Ahmad Nuri, mengatakan penentuan lokasi pembangunan dilakukan berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan di masing-masing kecamatan.
“Di Kecamatan Serang sudah ada SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3, SMPN 4, dan SMPN 15 sehingga kebutuhannya relatif sudah terpenuhi. Yang masih memerlukan tambahan sekolah berada di Kasemen, khususnya wilayah Pamarican, kemudian Taktakan dan Curug,” ujarnya, Selasa 14 Juli 2026.
Tahap Pembangunan SMP Negeri Baru
Sebagai tahap awal, pemerintah akan membangun SMP negeri baru di Kecamatan Taktakan. Lahan yang sebelumnya direncanakan untuk pembangunan Alun-Alun Taktakan akan dialihkan menjadi lokasi pendirian sekolah.
Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, sekolah tersebut akan beroperasi dengan nama SMP Negeri 31 Kota Serang.
Selain membangun sekolah baru, Pemkot Serang juga akan memanfaatkan kembali gedung bekas SMP Negeri 2 di kawasan Ciracas yang saat ini sedang menjalani proses rehabilitasi. Setelah rampung, bangunan tersebut akan difungsikan sebagai SMP Negeri 28 Kota Serang.
Menurut Ahmad Nuri, SMP Negeri 28 akan dikembangkan sebagai sekolah unggulan dengan proses seleksi yang mempertimbangkan kemampuan tahfiz Al-Qur’an, penguasaan bahasa Inggris, kemampuan numerasi, serta potensi dan bakat calon peserta didik.
“SMPN 28 akan menjadi sekolah unggulan dengan seleksi berdasarkan kemampuan tahfiz, bahasa Inggris, numerasi, dan bakat siswa,” katanya.
Ia menambahkan, konsep sekolah unggulan diterapkan untuk mendukung pengembangan prestasi akademik maupun nonakademik siswa.
Selain itu, lokasi sekolah di kawasan Ciracas dinilai cukup strategis karena berada tidak jauh dari Kantor Dindikbud Kota Serang sehingga proses pembinaan dan pengawasan dapat dilakukan lebih optimal.

