linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: 415 Titik Rawan Kekeringan di Banten, El Nino Diperkirakan Memuncak
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > 415 Titik Rawan Kekeringan di Banten, El Nino Diperkirakan Memuncak
News

415 Titik Rawan Kekeringan di Banten, El Nino Diperkirakan Memuncak

Andra
15 Juli 2026
Share
waktu baca 2 menit
Kekeringan di Banten
Ilustrasi Kekeringan di Banten
SHARE

SERANG, LINIMASSA.ID – Memasuki puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung pada Juli hingga Agustus 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten meningkatkan kesiapsiagaan terhadap ancaman kekeringan di Banten.

Sebanyak 415 lokasi di delapan kabupaten dan kota telah dipetakan sebagai daerah yang berpotensi mengalami krisis air akibat pengaruh fenomena El Nino.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten, Lutfi Mujahidin, mengatakan wilayah pesisir utara diprediksi menjadi kawasan yang paling awal merasakan dampak musim kemarau kekeringan di Banten. Kawasan tersebut meliputi Kabupaten Serang hingga wilayah Tangerang Raya.

Menurut Lutfi, sektor pertanian menjadi bidang yang paling rentan terdampak karena lahan persawahan berpotensi mengalami kekurangan pasokan air.

Selain itu, terkait antisipasi kekeringan di Banten, pemerintah juga memberi perhatian terhadap kebutuhan air bersih masyarakat yang diperkirakan akan meningkat selama musim kemarau.

“Wilayah utara Banten, mulai Kabupaten Serang sampai Tangerang Raya, diprediksi lebih dahulu terdampak. Lahan pertanian menjadi sektor yang paling berisiko mengalami kekeringan,” ujarnya, Selasa 14 Juli 2026.

Kekeringan di Banten

Hasil pemetaan BPBD menunjukkan Kabupaten Pandeglang menjadi daerah dengan jumlah titik rawan kekeringan di Banten terbanyak, yaitu mencapai 111 titik.

Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Lebak dengan 109 titik, disusul Kabupaten Tangerang sebanyak 101 titik, Kabupaten Serang 64 titik, Kota Tangerang Selatan 14 titik, Kota Serang 12 titik, serta Kota Cilegon empat titik.

Sementara itu, Kota Tangerang tidak termasuk dalam wilayah yang diperkirakan mengalami ancaman kekeringan pada musim kemarau tahun ini berdasarkan hasil pemetaan BPBD.

Menghadapi potensi kekeringan di Banten yang diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa bulan ke depan, BPBD Provinsi Banten mengajak masyarakat untuk menggunakan air secara lebih bijak serta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Nino.

- Advertisement -
Ad imageAd image
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

Kekeringan di Setu Tangsel
Kekeringan di Tangsel, 2 RW di Keranggan Setu Andalkan Bantuan Air Bersih
News
kekeringan
3 Kecamatan di Pandeglang Mulai Dilanda Kekeringan, BPBD Siapkan Penyaluran Air Bersih
News
Radioaktif Cesium - 137 Cikande
Direktur PT Peter Metal Technology Jalani Sidang Kasus Dugaan Pencemaran Radioaktif Cesium-137 di Modern Cikande
News
Harga Telur
Harga Telur Tembus Rp23.000 per Kilogram, Aktivitas Dapur MBG Diduga Dorong Permintaan
News
Ansor Tangsel
Gugat Wali Kota Tangsel, Ansor Jalani Sidang Perdana Perpanjangan Jabatan Sekda di PTUN
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan