linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: 1.651 Anak di Banten Idap Diabetes, Kasus Juga Ditemukan pada Bayi
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > 1.651 Anak di Banten Idap Diabetes, Kasus Juga Ditemukan pada Bayi
News

1.651 Anak di Banten Idap Diabetes, Kasus Juga Ditemukan pada Bayi

Andra
15 Juni 2026
Share
waktu baca 3 menit
Diabetes
net
SHARE

SERANG, LINIMASSA.ID – Penyakit diabetes melitus kini tidak hanya menyerang kalangan dewasa. Dinas Kesehatan Provinsi Banten mencatat bahwa kasus diabetes juga ditemukan pada anak-anak, bahkan terdapat satu kasus yang terjadi pada bayi.

Berdasarkan data hingga 10 Juni 2026, jumlah penderita diabetes pada kelompok usia 1 hingga 5 tahun mencapai 241 kasus. Sementara pada rentang usia 6 hingga 14 tahun, tercatat sebanyak 1.651 kasus.

Selain itu, ditemukan pula satu bayi berusia di bawah satu tahun yang terdiagnosis diabetes.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, dr. Ati Pramudji Astuti, menjelaskan bahwa penyebab diabetes dapat berbeda sesuai dengan jenis penyakit yang dialami pasien.

Ia menerangkan, diabetes tipe 1 umumnya terjadi akibat gangguan autoimun yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel pankreas yang berfungsi menghasilkan insulin. Kondisi tersebut membuat tubuh kehilangan kemampuan untuk memproduksi hormon insulin secara normal.

Sedangkan pada diabetes tipe 2, masalah utama terletak pada resistensi insulin, yakni ketika tubuh tidak mampu menggunakan insulin secara efektif sehingga kadar gula darah menjadi sulit dikendalikan.

Anak di Banten Idap Diabetes

Menurut Ati, terdapat sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2, di antaranya pola konsumsi yang tidak sehat, tingginya asupan gula, minimnya aktivitas fisik, gangguan tidur, kelebihan berat badan atau obesitas, riwayat keluarga, serta faktor pertambahan usia.

Tingginya jumlah kasus diabetes pada kelompok usia anak menjadi perhatian tersendiri bagi Dinas Kesehatan Banten. Karena itu, masyarakat diimbau untuk mulai menerapkan gaya hidup sehat sejak usia dini guna mengurangi risiko penyakit tersebut.

Ati menekankan bahwa upaya pencegahan sebaiknya dimulai dari lingkungan keluarga. Orang tua diharapkan membiasakan anak mengonsumsi makanan bergizi seimbang, aktif berolahraga atau bergerak, menjaga berat badan tetap ideal, serta menjalani pemeriksaan kesehatan secara rutin.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan dengan membangun kebiasaan hidup sehat di lingkungan keluarga, mulai dari pola makan yang baik, aktivitas fisik yang cukup, hingga pemeriksaan kesehatan secara berkala,” ujarnya, Minggu, 14 Juni 2026.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Melalui peningkatan kesadaran masyarakat mengenai bahaya diabetes, Dinas Kesehatan Provinsi Banten berharap angka kasus penyakit tidak menular tersebut dapat ditekan dan kualitas kesehatan masyarakat semakin meningkat.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

Tambang di Gunung Pinang
ESDM Banten Tegaskan Aktivitas Tambang di Gunung Pinang Tidak Mengantongi Izin
News
Gunung Gedor Kota Serang
Wisata Gunung Gedor Kota Serang Masih Kekurangan Listrik, Air Bersih, dan Fasilitas MCK
News
Sawah di Kabupaten Serang
793,5 Hektare Sawah di Kabupaten Serang Terdampak Kekeringan, 68 Hektare Gagal Panen
News
Tambang pasir
Warga Pabuaran Soroti Dugaan Limbah Tambang Pasir di Hulu Bendungan Sindangheula
News
HIV
Temuan HIV di Kota Serang Capai 81 Kasus, Kelompok LSL Terbanyak
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan