linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Minim Penerangan, Banyak Jalan Nasional di Banten Dinilai Membahayakan Pengendara
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Minim Penerangan, Banyak Jalan Nasional di Banten Dinilai Membahayakan Pengendara
News

Minim Penerangan, Banyak Jalan Nasional di Banten Dinilai Membahayakan Pengendara

Andra
20 Mei 2026
Share
waktu baca 4 menit
jalan nasional di Banten
Gubernur Banten Andra Soni usai rapat terkait minimnya penerangan di jalan nasional di Banten
SHARE

SERANG, LINIMASSA.ID – Sejumlah ruas jalan nasional di Banten hingga kini masih kekurangan penerangan jalan umum (PJU).

Kondisi tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan, khususnya saat malam hari, selain mengurangi kenyamanan berkendara.

Menanggapi persoalan minimnya penerangan jalan nasional di Banten itu, Gubernur Banten, Andra Soni, mulai mengoordinasikan penanganan bersama pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten/kota di Banten.

Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Penanganan PJU Jalan Nasional yang digelar di Kantor Gubernur Banten eks BBLKI, Kota Tangerang Selatan, Selasa 19 Mei 2026.

Rapat terkait jalan nasional di Banten dihadiri kepala daerah se-Banten, perwakilan Balai Pengelola Transportasi Darat, PLN, serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Menurut Andra Soni, persoalan lampu penerangan jalan nasional tidak bisa lagi diselesaikan secara terpisah antarinstansi. Karena itu, seluruh pihak dikumpulkan agar memiliki data dan langkah penanganan yang sama.

“Hari ini seluruh kepala daerah di Provinsi Banten bersama BPTD dari pemerintah pusat melakukan koordinasi terkait jalan nasional di wilayah Banten,” ujar Andra.

Penerangan di Jalan Nasional di Banten

Ia menegaskan, keberadaan penerangan jalan terutama di jalan nasional di Banten bukan sekadar untuk memperindah kawasan, tetapi juga penting demi keselamatan masyarakat, terutama pengendara yang melintas pada malam hari.

Selain faktor keselamatan, penerangan jalan juga dinilai mampu mendukung pelayanan publik, mendorong aktivitas ekonomi malam, hingga menunjang sektor pariwisata daerah.

“Sebelumnya pembahasan dilakukan sendiri-sendiri, ada yang dianggap kewenangan pusat, provinsi, atau kabupaten/kota. Sekarang kita samakan data dan persepsi karena ini menjadi tanggung jawab bersama,” katanya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Banten, panjang jalan nasional di wilayah tersebut mencapai sekitar 567,9 kilometer yang tersebar di delapan kabupaten/kota. Ruas terpanjang berada di Kabupaten Lebak dan Pandeglang.

Dalam rapat itu juga terungkap kebutuhan lampu penerangan jalan nasional di Banten diperkirakan mencapai sekitar 8 ribu titik di berbagai jalur strategis.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Tri Nurtopo, mengakui masih banyak jalan nasional yang belum memiliki fasilitas penerangan memadai.

“Masih ada banyak jalan nasional tanpa lampu penerangan. Sebagian dipasang pemerintah daerah dan dibiayai daerah, sebagian lagi dibangun melalui APBN,” ujarnya.

Menurut Tri, pembahasan dalam rakor tidak hanya soal pembangunan lampu baru, tetapi juga mencakup sistem pembayaran listrik serta pemeliharaan PJU yang selama ini menggunakan berbagai skema.

Ia menjelaskan, terdapat lampu jalan yang dibangun pemerintah pusat namun biaya listriknya dibayarkan pemerintah daerah. Bahkan, beberapa titik juga mendapat dukungan pembiayaan dari pihak swasta.

“Pak Gubernur meminta seluruh data diverifikasi ulang agar jelas pembagian kewenangan antara pusat, provinsi, dan kabupaten/kota,” katanya.

Tri menambahkan, Pemprov Banten selama ini mengalokasikan hampir Rp4 miliar per tahun untuk membayar listrik sekitar 5 ribu titik lampu jalan milik provinsi.

“Hampir Rp4 miliar per tahun untuk sekitar lima ribu lampu yang selama ini kami tanggung,” ungkapnya.

Ke depan, penanganan penerangan jalan nasional di Banten akan diperkuat melalui kerja sama antara pemerintah daerah dan BPTD Kementerian Perhubungan. Skema tersebut disebut sudah diterapkan di beberapa wilayah, termasuk Kabupaten Lebak.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

Kekeringan di Pandeglang
Kekeringan di Pandeglang, BPBD Banten Distribusikan 21 Ribu Liter Air Bersih
News
Sungai Ciujung
Sungai Ciujung Tercemar, DLH Kabupaten Serang Temukan 4 Perusahaan Buang Air Limbah Olahan
News
PT ABM
Kejati Banten Kantongi Calon Tersangka Kasus Dugaan Korupsi PT ABM
News
air bersih
BPBD Banten Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Pandeglang
News
Sawah di Lebak
Ratusan Hektare Sawah di Lebak Terdampak Kekeringan
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan