linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Teknologi Jepang Hadir di Banten, Sampah Bisa Diubah Jadi Energi Tanpa Proses Pemilahan
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Teknologi Jepang Hadir di Banten, Sampah Bisa Diubah Jadi Energi Tanpa Proses Pemilahan
News

Teknologi Jepang Hadir di Banten, Sampah Bisa Diubah Jadi Energi Tanpa Proses Pemilahan

Andra 7 Mei 2026
Share
waktu baca 2 menit
teknologi Jepang
Gubernur Banten Andra Soni saat menerima kunjungan PT Solusindo Sampah Energi terkait teknologi Jepang di Gedung Negara, Kota Serang, Rabu (6/5/2026).
SHARE

SERANG, LINIMASSA.ID – Pemerintah Provinsi Banten mulai menjajaki penerapan teknologi Jepang modern pengolahan sampah menjadi energi.

Salah satu inovasi yang diperkenalkan berasal dari Jepang melalui kerja sama dengan PT Solusindo Sampah Energi.

Direktur Utama PT Solusindo Sampah Energi, Mahathir, mengatakan teknologi Jepang yang bernama Kanadevia tersebut memungkinkan pengolahan sampah tanpa harus dipisahkan terlebih dahulu.

Sistem ini disebut telah digunakan di sejumlah negara karena dinilai lebih praktis dan efisien.

“Teknologi Jepang ini dapat memproses sampah tanpa pemilahan sehingga operasionalnya lebih sederhana,” kata Mahathir usai bertemu Gubernur Banten di Gedung Negara, Kota Serang, Rabu 6 Mei 2026.

Ia menjelaskan, sampah yang diolah nantinya dapat menghasilkan energi uap dengan jumlah residu yang minim. Selain itu, teknologi tersebut juga dinilai mampu menekan kebutuhan lahan untuk penumpukan sampah.

Menurut Mahathir, emisi hasil pembakaran tidak la ngsung dibuang, melainkan ditangkap dan diolah kembali menjadi gas metana maupun bahan bakar berbasis plastik.

Teknologi Jepang Sipah Olah Sampah di Banten

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Banten, Wawan Gunawan, mengungkapkan bahwa kajian penggunaan teknologi Jepang tersebut sudah dilakukan di kawasan industri petrokimia di Kota Cilegon.

“Studi awal sudah dilakukan di kawasan industri, tinggal menunggu komitmen kerja sama dengan pihak pengguna energi atau offtaker,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, pakar dari National Institute for Environmental Studies Jepang, Profesor Minoru Fujii, turut memaparkan keunggulan teknologi tersebut.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ia menilai pengolahan sampah menjadi energi uap lebih hemat biaya dan lebih ramah lingkungan dibanding energi fosil seperti batu bara.

Kehadiran teknologi Jepang ini diharapkan menjadi solusi baru dalam mengatasi persoalan sampah di Banten yang terus meningkat, sekaligus mendukung penggunaan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

Investasi di Banten
Investasi di Banten Capai Rp34,4 Triliun pada Triwulan I 2026, PMDN Mendominasi
News
investasi di Banten
Tiongkok Dominasi Investasi di Banten pada Awal 2026
News
investasi di Cilegon
Investasi di Cilegon Dinilai Belum Berdampak Maksimal bagi Warga Lokal
News
DPRD Pandeglang
Anggota DPRD Pandeglang Diduga Jadi Korban Penipuan Rp400 Juta
News
Beras di Banten
Produksi Beras di Banten Difokuskan untuk Program MBG
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?