SERANG, LINIMASSA.ID – Pemerintah Kota Serang kembali menerima minat penanaman modal dari pihak China. Kali ini, investor yang berasal dari wilayah Jinan Yaoqiang City, Republik Rakyat China, mulai menjajaki peluang investasi di ibu kota Provinsi Banten tersebut.
Mereka berencana mengembangkan proyek pembangkit listrik di kawasan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen. Namun, rencana ini masih berada pada tahap penjajakan awal antara pemerintah daerah dan calon investor.
Saat ini, kedua pihak masih membahas berbagai hal mendasar terkait investasi ini, seperti kesiapan infrastruktur, proses perizinan, serta kejelasan kerja sama dengan pihak terkait.
Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menyampaikan bahwa komunikasi awal sudah dilakukan, tetapi belum ada keputusan akhir karena sejumlah aspek teknis masih perlu dipastikan.
Ia menjelaskan bahwa proyek investasi yang ditawarkan mencakup pembangunan pembangkit listrik dengan beberapa jenis sumber energi, meskipun rincian teknisnya belum dibahas secara mendalam.
Menurutnya, salah satu syarat utama agar proyek ini dapat berjalan adalah adanya persetujuan dari Perusahaan Listrik Negara (PLN). Persetujuan tersebut menjadi faktor penentu sebelum rencana investasi bisa dilanjutkan.
Proses Investasi di Kota Serang
Budi menegaskan bahwa saat ini proses investasinya masih di tahap awal dan belum masuk pembahasan detail.
Selain itu, Pemkot Serang juga tengah menyiapkan kebutuhan dasar seperti infrastruktur pendukung dan kelengkapan perizinan.
Untuk kebutuhan lahan, proyek ini diperkirakan memerlukan area sekitar 150 hektare yang direncanakan berada di lokasi strategis sesuai kebutuhan pengembangan energi.
Ia menambahkan bahwa investor masih harus melewati berbagai tahapan sebelum pembangunan dapat dimulai, sehingga waktu pelaksanaannya belum dapat dipastikan.



