linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Tolak Truk Odol di Jalur Serang-Cilegon, Warga Gelar Aksi Demo
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Tolak Truk Odol di Jalur Serang-Cilegon, Warga Gelar Aksi Demo
News

Tolak Truk Odol di Jalur Serang-Cilegon, Warga Gelar Aksi Demo

Andra
27 Oktober 2025
Share
waktu baca 2 menit
Truk odol di jalur Serang-Cilegon
Massa aksi stop Truk odol di jalur Serang-Cilegon, Senin 27 Oktober 2025
SHARE

SERANG, LINIMASSA.ID – Puluhan warga Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kramatwatu Melawan kembali turun ke jalan menggelar aksi protes tolak truk odol di Jalur Serang-Cilegon di Alun-alun Kramatwatu pada Senin siang, 27 Oktober 2026.

Dalam aksi tersebut, massa menuntut agar truk dengan muatan dan dimensi berlebih atau Over Dimension Over Loading (ODOL) dilarang melintas di jalur utama Serang–Cilegon. Mereka juga menilai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten lamban merespons permasalahan tersebut.

Pantauan di lokasi menunjukkan, peserta aksi tolak truk odol di Jalur Serang-Cilegon mulai berkumpul sejak pukul 13.00 WIB. Meski hujan mengguyur kawasan Kramatwatu, semangat warga untuk menyuarakan aspirasinya tidak surut. Massa tetap berorasi di tengah hujan sambil membentangkan berbagai spanduk berisi tuntutan.

Petugas kepolisian dan anggota Satpol PP Kabupaten Serang tampak berjaga untuk mengamankan jalannya aksi. Tak lama kemudian, massa sempat menutup akses jalan menuju Cilegon sebagai bentuk protes. Setelah menyampaikan orasi, sebagian massa naik ke truk yang sebelumnya dihentikan untuk melanjutkan aksi ke titik berikutnya di perempatan lampu merah PCI.

Koordinator lapangan Aliansi Masyarakat Kramatwatu Melawan, Agung Permana, menilai penanganan persoalan truk odol di Jalur Serang-Cilegon oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang maupun Pemprov Banten berjalan terlalu lambat dan terkesan dibiarkan berlarut-larut.

“Penanganannya sangat lamban dan tidak berpihak kepada rakyat. Karena itu, kami turun ke jalan menolak keberadaan truk ODOL,” ujar Agung seusai berorasi.

Ia menambahkan, keluhan warga terkait truk tambang dan truk ODOL sudah disuarakan sejak lima tahun lalu. Namun hingga kini, belum ada penyelesaian yang nyata, sementara kecelakaan akibat kendaraan tersebut terus terjadi.

“Kami sudah berulang kali menyampaikan aspirasi soal tolak truk odol di Jalur Serang-Cilegon, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Tapi belum ada hasil konkret. Ini adalah bentuk kekecewaan dan kemarahan masyarakat,” tegasnya.

Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Ad imageAd image
26 Mei 2026
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Ansor Kota Tangsel
Duga Tabrak Aturan, Ansor Kota Tangsel Ajukan Keberatan ke Gubernur Banten Soal Bambang Noertjahjo Jadi Sekda
News
SPMB 2026
Wali Kota Cilegon Tegaskan SPMB 2026 Harus Bersih, Kepsek Terancam Dicopot Jika Terlibat Jual Beli Kursi
News
rokok ilegal
8,2 Juta Batang Rokok Ilegal Diamankan di Lintasan Merak–Bakauheni
News
Tahu dan tempe
Pengusaha Tahu dan Tempe di Kota Serang Terimbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
News
Dana Desa
Rp1 Miliar Dana Desa Petir Diduga Ludes untuk Judi Online dan Pinjaman Online
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?