linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Jam Beker, Alat Pembangun Tidur yang Tersingkirkan
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Gaya Hidup > Jam Beker, Alat Pembangun Tidur yang Tersingkirkan
Gaya Hidup

Jam Beker, Alat Pembangun Tidur yang Tersingkirkan

Hilal Ahmad 8 November 2023
Share
waktu baca 5 menit
Jam Beker
Jam Beker
SHARE

linimassa.id – Jam weker atau jam beker merupakan benda termanis yang hampir selalu ada di dekat ranjang untuk mengatur kapan harus bangun. Namun setelah ada gawai, keberadaannya mulai tergantikan.

Contents
Asal MulaSerapan

Ya, sebelum ada gawai yang dilengkapi teknologi pengaturan jam dan alarm, orang-orang mengandalkan ketepatan bangun sahur dan bangun pagi dengan bantuan jam weker.

Jam weker biasanya berbentuk kecil. Karena memang didesain sebagai jam meja, sehingga bisa diletakkan di samping tempat tidur agar efektif dalam membangunkan si pemilik jam.

Pengaturan jam biasanya terletak di bagian belakang jam. Berupa putaran untuk mengatur jarum jam dan juga jarum menit.

Jam weker merupakan penemuan yang memudahkan hidup manusia. Jauh sebelum jam weker ditemukan, sekitar tahun 1600, manusia bangun pagi mengandalkan ritme alami tubuhnya.

Atau mengandalkan ritme alam yang ada di sekitarnya. Semisal kokok ayam, nyanyian burung, lenguh sapi yang menuntut makan pagi, dan suara-suara alam lainnya.

 

Asal Mula

Jam mekanis yang pertama diciptakan pengrajin jam dari New Hampshire bernama Levi Hutchins pada 1787.

Jam buatannya lebih mirip jam lemari dari pada jam weker sekarang. Tingginya sekitar 73 cm dan lebarnya 36 cm.

Dilansir dari Livescience, di tahun 1600-1700, ada profesi yang bertugas berkeliling rumah ke rumah untuk membangunkan para tukang tidur yang sering terbangun kesiangan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Mereka akan mengetuk jendela dengan sangat keras. Jika tak mempan, mereka akan melempar wajah si tukang tidur menggunakan kacang atau biji-bijian lewat jendela.

Sejarah jam weker tak bisa lepas dari masa kejayaan Yunani Kuno dan Mesir Kuno, dimana manusia masa itu sudah belajar menandai waktu dengan jam matahari dan tugu atau monumen obelisk.

Dari penemuan jam purba tersebut, teknologi penanda waktu berkembang dari waktu ke waktu.

Melansir dari Insider, jam weker tertua sendiri sudah ditemukan di Jerman sejak abad ke-15. Namun masih berupa jam besi besar yang menempel di dinding yang dilengkapi lonceng warna perunggu.

Dalam buku Early English Clock yang ditulis oleh Antique Collector Club, disebutkan bahwa ada penemuan di tahun 1620 berupa jam lentera yang juga memiliki pengaturan alarm khusus.

Kemudian pada 1690, tercatat juga penanda waktu yang dilengkapi pengaturan alarm yang dibuat oleh Joseph Knibb.

Namun sayang, penemuan-penemuan jam primitif ini seakan terlupakan oleh sejarah. Dalam catatan-catatan resmi, penemuan weker baru terdeteksi di tahun 1787. Di tahun itu disebutkan bahwa Levi Hutchins asal New Hampshire lah yang pertama kali membuat jam weker.

Jam milik Hutchins ini setinggi 73 cm dengan memiliki lebar 36 cm. Jam lemari ini hanya diatur untuk berbunyi pada pukul 4 dini hari. Yaitu jamnya para pekerja pabrik pada masa itu harus melangkahkan kakinya bekerja.

Pada 1876, Seth E. Thomas dari Connecticut menciptakan jam weker mekanis untuk pertama kalinya. Tepat tanggal 24 Oktober 1876, Thomas menerima hak paten bernomor 183.725 untuk penemuan jam weker yang bisa diatur agar berbunyi di waktu yang diinginkan.

Pembuatan jam weker kecil seperti milik Thomas sebenarnya sudah dimulai di awal tahun 1870-an. Tapi hanya Thomas yang mematenkan temuannya.

Di tahun 1931, Westclox memperkenalkan produk terbarunya yaitu Chime Alarm yang terkenal dengan tagline-nya, “First he whispers, then he shouts.” Dari tahun 1931 tersebut, jam weker terus mengalami perkembangan.

Dari berukuran besar menjadi kecil dan bisa diletakkan di atas meja, dari yang hanya dilengkapi dering lonceng nyaring hingga yang dilengkapi rekaman suara manusia juga lagu-lagu.

 

Serapan

Jam weker, jam alarm, atau beker adalah merupakan bahasa serapan dari bahasa Belanda, yaitu wekker yang arti secara harfiah adalah pembangun, biasanya jam untuk kamar tidur yang dilengkapi dengan alarm (lonceng) yang bisa disetel untuk berbunyi pada jam dan menit yang ditentukan.

Jam weker dipakai untuk membangunkan orang yang sedang tidur atau sebagai alat pengukur waktu. Hampir semua jam weker memiliki sebuah tombol yang bisa ditekan agar dering lonceng (bunyi alarm) bisa berhenti.

Selain jarum pendek dan jarum panjang, jam weker mekanis memiliki jarum ketiga atau cakra angka yang menunjukkan pukul lonceng akan berbunyi. Jam weker dengan penggerak berupa pegas memiliki pegas terpisah untuk menggerakkan pemukul lonceng.

Jam weker eletronik dengan tenaga penggerak baterai atau listrik menggunakan sirkuit elektronik dan pengeras suara untuk mengeluarkan bunyi. Selain dering lonceng, bunyi yang dikeluarkan jam weker bisa berupa rekaman suara manusia, suara hewan, hingga lagu dari radio.

Seiring kemajuan zaman, fungsi jam weker banyak digantikan fungsi alarm yang terdapat dalam produk elektronik seperti telepon genggam, perangkat stereo/video, atau komputer pribadi. (Hilal)

 

Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
26 November 2025
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Terkini

SPPG Karangtanjung
Dapur MBG SPPG Karangtanjung Belum Kantongi Sertifikat Higiene, Operasional Tetap Berjalan
News
Pemkot Serang
Tangani Banjir di Berbagai Wilayah, Pemkot Serang Ajukan Bantuan ke Provinsi dan Pusat
News
Tambang ilegal di Cilegon
Pemprov Banten Tutup Tambang Ilegal di Cilegon, Satgas Petakan Lokasi di Ciwandan dan JLS
News
Rekonstruksi
Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Anak Kader PKS Dilaksanakan Tertutup di BBS 3
News
Huntara Cigobang
Bertahan Menginap di Kantor Bupati, Warga Huntara Cigobang Tuntut Kejelasan Hunian Permanen
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?