linimassa.id – Jerami sangat berguna untuk kesuburan tanah. Padahal setelah panen padi, banyak petani menganggap jerami padi adalah limbah yang tidak mempunyai manfaat.
Jerami padi biasanya segera dimusnahkan dengan cara dibakar. Akan tetapi, ada beragam manfaat jerami padi untuk kesuburan tanah. Dengan demikian, petani tidak perlu menggunakan pupuk kimia yang menyebabkan ketergantungan dan menurunkan kandungan bahan organik tanah.
Manfaat jerami padi untuk kesuburan tanah bisa diperoleh apabila tidak dibakar.
Unsur hara dalam jerami bila dibakar akan hilang, karena unsur hara yang seharusnya bisa menambahkan kesuburan tanah dibuang dengan percuma.
Pada batang dan daun padi yang bisa menyuburkan tanah secara fisika, yang jika membusuk akan menjadi humus, bahan organik atau C-organik, hanya akan terbakar menjadi karbon atau arang.
Jerami yang dibenamkan ke lahan sawah akan sangat bermanfaat untuk makanan mikroorganisme tanah. Bila jerami dibakar maka produktivitas dari panen akan semakin menurun, karena kurangnya unsur hara di tanah.
Pemanfaatan jerami padi untuk kesuburan tanah juga bisa menekan biaya pupuk, karena jerami mengandung banyak pupuk organik yang bermanfaat untuk tanah dan tanaman.
Jerami padi juga dapat menekan serangan hama dan penyakit, karena di dalam jerami mengandung unsur kalium, yang dapat membantu akan penguat dan pengeras bagian tanaman.
Ketahanan tanaman menjadi lebih kuat. Pembenaman jerami ke dalam lapisan olah tanah sawah akan mendorong kegiatan bakteri pengikat nitrogen di tanah.
Kompos
Membuat jerami menjadi kompos seperti halnya membuat kompos dengan bahan organik lain. Dalam pembuatan kompos dengan media jerami juga memerlukan mikroorganisme dekomposer untuk mempercepat proses fermentasi.
Dengan menggunakan dekomposer hanya butuh waktu 15 sampai 20 hari untuk membuat kompos yang siap dipakai dan langsung bisa diaplikasi ke sawah lagi.
Dalam proses pengomposan jerami bisa ditambah dengan kotoran sapi ataupun sampah hijau atau bahan organik yang lain.
Tape Jerami
Tape jerami adalah hasil olahan jerami dengan cara difermentasi sehingga menjadi bahan yang siap dikonsumsi ternak ruminansia.
Dengan dibuat tape jerami kandungan protein, nutrisi dan vitamin pada jerami akan meningkat. Pada pembuatan tape jerami dekomposer yang digunakan biasanya adalah golongan jamur karena prinsip kerjanya sama dengan pembuatan tempe.
Kotoran ternak hasil mengonsumsi tape jerami sangat bagus digunakan untuk kompos sawah.
Dalam budidaya jamur merang dan jamur kancing, jerami padi merupakan bahan yang wajib digunakan untuk media tanamnya.
Limbah media jamur merang dan kancing yang tidak digunakan sangat baik didaur ulang ke sawah digunakan sebagai kompos.
Kesuburan tanah di lahan dapat dipertahankan dengan memanfaatkan limbah pertanian yang ada di sekitar lingkungan. Khususnya jerami padi yang merupakan potensi bahan lokal yang dapat diolah menjadi pupuk organik dan kompos. (Hilal)



