linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: 7 Ribu Guru di Banten Bersaing Rebut 40 Jabatan Kepala Sekolah
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > 7 Ribu Guru di Banten Bersaing Rebut 40 Jabatan Kepala Sekolah
News

7 Ribu Guru di Banten Bersaing Rebut 40 Jabatan Kepala Sekolah

Andra 20 Januari 2026
Share
waktu baca 4 menit
guru di Banten
7 ribu guru di Banten ikut seleksi kepala sekolah
SHARE

SERANG, LINIMASSA.ID – Antusiasme guru di Banten untuk menduduki posisi kepala sekolah terbilang sangat tinggi.

Sekitar 7.000 tenaga pendidik tercatat mengikuti seleksi bakal calon kepala sekolah (BCKS) untuk jenjang SMA, SMK, dan SKh tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten.

Namun, dari ribuan guru di Banten sebagai pendaftar tersebut, hanya kurang lebih 40 orang yang akan mengisi jabatan kepala sekolah.

Seleksi ini dilaksanakan berdasarkan surat Dindikbud Banten Nomor 800.1/21329-Dindikbud/2025 mengenai undangan seleksi administrasi BCKS.

Saat ini, proses seleksi guru di Banten menjadi kepala sekolah masih berada pada tahap awal berupa pemeriksaan dan verifikasi berkas administrasi.

Kepala Dindikbud Provinsi Banten, Jamaludin, mengungkapkan bahwa dari total pendaftar, sekitar 900 guru dinyatakan memenuhi syarat administrasi dan berhak melanjutkan ke tahapan selanjutnya.

“Jumlah pendaftar kurang lebih 7.000 orang. Yang lolos administrasi sekitar 900. Prosesnya masih panjang dan belum masuk tahap tes,” ujar Jamaludin, Senin 19 Januari 2026.

Ia menyebutkan, seleksi kepala sekolah tahun ini berlangsung sangat ketat karena jumlah formasi yang tersedia jauh lebih sedikit dibandingkan peminatnya.

“Kebutuhan kepala sekolah hanya sekitar 40 orang. Itu pun dibagi per wilayah. Misalnya kebutuhannya empat orang, kita bisa menyiapkan enam atau tujuh sebagai cadangan,” jelasnya.

Jamaludin menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku. Saat ini, pihaknya masih fokus pada pendataan peserta sebelum memasuki tahap uji kompetensi.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Semua proses berjalan sesuai ketentuan. Saat ini masih pendataan, belum masuk tahapan tes,” tuturnya.

Rekrutmen Guru di Banten Jadi Kepala Sekolah Dilakukan Secara Terbuka

Pelaksanaan seleksi bakal calon kepala sekolah di Provinsi Banten turut menjadi sorotan DPRD Banten. Anggota Komisi V DPRD Banten, Yeremia Mendrofa, menekankan pentingnya transparansi dalam setiap tahapan seleksi agar dapat dipantau oleh publik.

Politisi PDI Perjuangan itu menilai keterbukaan proses rekrutmen menjadi kunci agar penempatan kepala sekolah sejalan dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, Andra Soni dan Dimyati Natakusumah, terutama dalam menciptakan sumber daya manusia yang berintegritas.

“Kami berharap proses seleksi dilakukan secara terbuka dan menjunjung tinggi etika birokrasi, sebagaimana misi Pak Gubernur dalam membangun kualitas SDM di Banten,” kata Yeremia, Selasa 20 Januari 2026.

Menurutnya, mekanisme yang bersih dan transparan akan menghasilkan pemimpin sekolah yang benar-benar kompeten.

“Jika prosesnya terbuka, saya yakin akan terwujud penempatan orang yang tepat di posisi yang tepat,” ujarnya.

Yeremia juga menyinggung isu yang beredar terkait dugaan praktik tidak sehat dalam seleksi kepala sekolah, termasuk adanya indikasi transaksi uang. Ia menegaskan, jika hal tersebut benar, maka bertentangan dengan semangat antikorupsi yang menjadi komitmen kepemimpinan daerah.

“Sangat disayangkan jika masih ada praktik uang, karena salah satu visi gubernur adalah pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi, termasuk di sektor pendidikan,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa pembenahan dunia pendidikan akan sulit terwujud apabila proses rekrutmen jabatan strategis masih diwarnai praktik transaksional.

Menurut Yeremia, Banten membutuhkan kepala sekolah yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan manajerial yang kuat serta visi yang jelas untuk memajukan sekolah.

“Kita memerlukan kepala sekolah yang mampu meningkatkan mutu pendidikan, andal dalam manajemen, serta visioner dan inovatif dalam mengelola sekolah,” pungkasnya.

Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
HPN 2026
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Terkini

Film Senin Harga Naik
Film Senin Harga Naik: Konflik Keluarga dan Ambisi yang Beradu di Toko Roti Mercusuar
Gaya Hidup
PON 2032
Banten Yakin Raih Tuan Rumah PON 2032, Banten International Stadium Jadi Andalan
News
PBI-JK
11.319 Peserta BPJS PBI-JK di Kota Serang Dinonaktifkan
News
PBI-JK
Penyesuaian Data, 11.199 Peserta PBI-JK di Cilegon Dinonaktifkan
News
Sungai Cisadane
Zat Kimia Sungai Cisadane Masih Diuji, DLHK Imbau Warga Tidak Gunakan Air Sungai Sementara Waktu
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?