SERANG, LINIMASSA.ID – Dua jemaah haji Kabupaten Serang dilaporkan meninggal dunia ketika menjalankan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi.
Keduanya merupakan anggota kelompok terbang (kloter) 6 dan 14 serta telah dimakamkan di Tanah Suci.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Serang, Abdul Hakim, menjelaskan bahwa jemaah haji Kabupaten Serang pertama yang wafat adalah Sukri (61), warga Kecamatan Carenang yang tergabung dalam kloter 6. Ia meninggal dunia di Arafah saat pelaksanaan Armuzna.
Menurut Abdul Hakim, Sukri meninggal setelah berwudu dan bersiap melaksanakan salat Zuhur. Berdasarkan keterangan tim kesehatan haji Indonesia, almarhum memiliki riwayat komplikasi penyakit jantung, hipertensi, dan diabetes. Ibadah hajinya telah dibadalkan.
Sementara itu, jemaah haji Kabupaten Serang kedua yang meninggal adalah Muhyiddin (62), warga Kecamatan Cikeusal yang tergabung dalam kloter 14. Ia wafat akibat gangguan jantung dan dimakamkan di Arab Saudi.
Abdul Hakim menyampaikan bahwa secara umum kondisi jemaah haji Kabupaten Serang berada dalam keadaan baik. Hingga saat ini, masih terdapat dua kloter yang belum kembali ke Indonesia.
Jemaah Haji Kabupaten Serang
Ia juga mengungkapkan bahwa dua kloter jemaah haji Kabupaten Serang telah tiba kembali di tanah air.
Namun, dalam proses kepulangan kloter 6 terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sejumlah bus rombongan jemaah di jalan tol.
Peristiwa tersebut bermula ketika salah satu bus menghindari seekor kucing yang melintas di jalan. Manuver itu membuat bus di belakangnya melakukan pengereman mendadak hingga memicu tabrakan beruntun.
Bus kelima menabrak kendaraan di depannya, kemudian disusul bus keenam yang turut mengalami benturan.
Akibat kejadian itu, kerusakan terparah terjadi pada bus kelima. Dua jemaah mengalami luka ringan, yakni pasangan suami istri bernama Hilmi dan Unainah yang berasal dari Kecamatan Petir.



