linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Wali Kota Tangsel Benyamin Klaim Realisasi PAD Lebih dari 50 Persen, Capai Rp2,9 Triliun
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Pemerintahan > Wali Kota Tangsel Benyamin Klaim Realisasi PAD Lebih dari 50 Persen, Capai Rp2,9 Triliun
Pemerintahan

Wali Kota Tangsel Benyamin Klaim Realisasi PAD Lebih dari 50 Persen, Capai Rp2,9 Triliun

LinimassaNews 1 Agustus 2025
Share
waktu baca 2 menit
Tangsel
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat wawancara di Gedung DPRD Kota Tangsel, Kamis, 31 Juli 2025.
SHARE

LINIMASSA.ID – Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengklaim, realisasi pendapatan asli daerah (PAD) pertenghan tahun anggaran 2025 ini capai 50 persen lebih dari yang ditargetkan.

Hal itu diungkapkan Benyamin usai rapat paripurna persetujuan bersama DPRD dengan Pemerintah Kota Tangsel tahun anggaran 2025 di Gedung DPRD Kota Tangsel, Kamis, 31 Juli 2025.

“PAD saat ini sudah terealisasi  lebih dari 50 persen. Ini menunjukan kemampuan fiskal Tangerang Selatan terus kita jaga. Pajak daerah ini dari retribusi daerah dan pendapatan lain-lain yang sah,” tutur Benyamin.

Diketahui, Pemerintah Kota Tangsel menargetkan PAD pada tahun anggaran 2025 sebesar Rp4,9 triliun. Saat ini, realisasi PAD sudah mencapai Rp2,9 triliun.

Capaian itu bersumber dari pajak daerah Rp2,6 triliun lebih, retribusi daerah Rp152 miliar lebih, Lain-lain PAD yang sah sebesar Rp135 miliar lebih, dan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan yang berkurang dari Rp735 juta menjadi Rp629 juta lebih.

Sementara belanja daerah pada Perubahan APBD TA 2025, kata Benyamin, dijabarkan dalam mandatory spending yang telah disetujui Badan Anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Diantaranya yaitu Belanja Pegawai 28,67%, Fungsi Pendidikan sebesar 20,22%, Fungsi Kesehatan sebesar 19,46%, Infrastruktur sebesar 48,97%, Pengembangan SDM sebesar 0,92%, dan Unsur Pengawasan (APIP) sebesar 0,11%.

Benyamin berharap, semua belanja dan pendapatan daerah yang sudah disepakati dalam Perubahan APBD TA 2025 itu dapat berjalan efisien, transparan dan efektif.

“Saya harap kalau pun sudah disepakati Rp4 triliun sekian pendapatan daerah, di akhir 2025 diharapkan meningkat. Artinya, kita harus melakukan intensifikasi pemungutan-pemungutan pajak daerah. Dan belanjanya saya harap efektif dan efisien, makanya belanja pengawasan APIP kita tingkatkan 0,11 % dari batasan pagu 0,5 persen,” papar Benyamin.

Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
26 November 2025
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Terkini

Rangkasbitung
Jalur Rel Maja–Tigaraksa Kembali Normal, Kereta Rangkasbitung–Tanah Abang Beroperasi Dua Jalur
News
Sertifikat Tanah
Mahasiswa Untirta Gelar Penyuluhan Sertifikat Tanah, Banyak Warga yang Belum Faham
News
BMKG
BMKG: Wilayah di Banten yang Berpeluang Mengalami Cuaca Ekstrem dan Angin Kuat hingga 27 Januari 2026
News
Film Sena
Film Sena Tayang Perdana di Bioskop Cilegon XXI, 26 Januari 2026
News
LBH PKC PMII Banten
Ultimum Remedium Ditempuh: LBH PKC PMII Banten Dampingi Warga Serang Laporkan Dugaan Penipuan Mulyadi Mandor Proyek
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?