linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Viral Sejak 2016, Om Telolet Masih Diminati Sampai Sekarang
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Gaya Hidup > Viral Sejak 2016, Om Telolet Masih Diminati Sampai Sekarang
Gaya Hidup

Viral Sejak 2016, Om Telolet Masih Diminati Sampai Sekarang

Hilal Ahmad
22 Juli 2023
Share
waktu baca 3 menit
Om Telolet Om meskipun tenar pada 2016 namun masih bertahan sampai sekarang.
Om Telolet Om meskipun tenar pada 2016 namun masih bertahan sampai sekarang.
SHARE

linimassa.id – Sempat ramai diberitakan pada 2016, teriakan om telolet om saat bus besar melewati jalan raya masih terdengar sampai sekarang.

Fenomena ‘om telolet om’ dan ‘bus telolet’ sempat menjadi trending topic dunia pada 2016 lalu. Asal-usul dan arti kata telolet jadi buah bibir warga Indonesia, bahkan dunia.

Musisi ternama seperti DJ Snake, DJ Zedd, bahkan DJ Martin Garrix bercuit lewat Twitter dengan menuliskan kalimat fenomenal ini. DJ Snake, DJ Zedd, Marshmellow, dan DJ Martin Garrix bahkan mempertanyakan arti telolet dengan memposting “What is Om telolet Om?”

Fenomena ini juga menjadi pembahasan dan sorotan di beberapa media luar negeri. Seperti artikel yang ditulis Billboard.com. Laman tersebut menulis banyaknya musisi dunia yang memperbincangkan telolet ini.

“Dance Music World Completely Confounded By Trending Indonesian Meme ‘Om Telolet Om’,” tulis laman Billboard.com saat itu.

Bunyi ini yang merepresentasikan klakson bus justru muncul pertama kali bukan di Indonesia, melainkan Timur Tengah. Bunyi ini awalnya digunakan untuk mengusir unta yang kerap berada di jalanan.

Lalu seorang pengusaha yang mendengar bunyi khas tersebut membawa ‘pulang’ ke Indonesia untuk digunakan sebagai klakson bus. Karena waktu itu belum banyak yang memakai telolet, jadi belum viral.

Faktanya, meski kata telolet populer dari wilayah Jawa, tapi asal kata tersebut bukan dari bahasa Jawa. Kata ini berasal dari bunyi telolet yang unik.

Kata telolet menjadi viral karena dipopulerkan anak-anak sekolah yang kerap berdiri di pinggir jalan menunggu bus antar propinsi lewat. Sebelumnya, mereka tidak menyebut kata telolet untuk meminta sopir membunyikan klakson. Sebelumnya, anak-anak sekolah ini malah bilang ‘om klakson om.

Fenomena ini muncul dari kebiasaan anak-anak di sekitar jalan lintas Jepara-Kudus. Dalam video yang beredar di media sosial, tampak anak-anak meminta supir bus dengan sebutan om untuk membunyikan klakson mobil. Klakson bus itu bukan hanya sekadar berbunyi “tin-tin” tapi terdengar seperti bunyi telolet.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Bahkan para supir pun banyak membawakan nada-nada lagu di hadapan anak-anak di pinggir jalan. Tidak sedikit pula orang dewasa dan orang tua ikut menyaksikan kegiatan request telolet tersebut.

Mereka memadati sisi kiri dan kanan sambil menunggu bus antar kota lewat. Ada juga yang sengaja menulis tulisan besar Om Telolet agar dibaca oleh supir bus.

Itulah seputar telolet yang sempat tenar dan bahkan bertahan sampai sekarang. (Hilal)

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

Sungai Ciujung
Sungai Ciujung Tercemar, DLH Kabupaten Serang Temukan 4 Perusahaan Buang Air Limbah Olahan
News
PT ABM
Kejati Banten Kantongi Calon Tersangka Kasus Dugaan Korupsi PT ABM
News
air bersih
BPBD Banten Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Pandeglang
News
Sawah di Lebak
Ratusan Hektare Sawah di Lebak Terdampak Kekeringan
News
Siswa di Pandeglang
11 Ribu Siswa di Pandeglang Tak Melanjutkan Pendidikan, Ini yang Dilakukan Disdikpora
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan