LINIMASSA.ID, TANGSEL – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan kunjungan silaturahim resmi ke kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangsel pada Selasa, Selasa, 29 September 2026.
Pertemuan tersebut untuk memperkuat sinergi antar institusi dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mendukung penegakan hukum yang humanis di Kota Tangsel.
Jajaran PC GP Ansor Kota Tangsel yang dipimpin langsung oleh Ketua H. Imam Fitra Ramadhan disambut hangat oleh Kajari Kota Tangsel beserta jajarannya.
Pertemuan yang berlangsung khidmat ini menjadi ruang diskusi strategis mengenai isu-isu sosial, kepemudaan, dan upaya preventif pelanggaran hukum di masyarakat.
Ketua PC GP Ansor Kota Tangsel H. Imam Fitrah Ramadhan mengatakan, silaturahim ini merupakan langkah konkrit pemuda NU dalam membangun kolaborasi demi kemajuan daerah.
“GP Ansor Kota Tangsel berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pengawalan keagamaan dan kebangsaan, tetapi juga bersinergi dengan aparat penegak hukum,” katanya.
Imam menegaskan, GP Ansor Kota Tangsel siap mendukung program-program Kejari Kota Tangsel.
“Khususnya dalam hal edukasi hukum kepada generasi muda agar tercipta masyarakat Kota Tangsel yang sadar hukum dan tertib,” ungkap Imam.
Kepala Kejari Kota Tangsel Aditya Rakatama menyambut baik kehadiran dan komitmen dari PC GP Ansor Kota Tangsel itu.
Pihaknya, kata Raka, menekankan pentingnya peran aktif organisasi kepemudaan seperti GP Ansor dalam membantu menjaga ketertiban umum dan menjadi mitra strategis kejaksaan dalam menyosialisasikan kesadaran hukum.
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan dari sahabat GP Ansor Kota Tangsel. Kejaksaan tidak bisa berjalan sendiri dalam melakukan pencegahan hukum. Dibutuhkan peran aktif dari elemen kepemudaan untuk ikut mengedukasi masyarakat, terutama dalam program-program seperti Jaksa Masuk Sekolah/Pesantren atau penyuluhan hukum berbasis komunitas,” paparnya.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk menindaklanjuti silaturahim ini dengan berbagai kegiatan kolaboratif di masa mendatang, mulai dari forum diskusi kepemudaan, penyuluhan hukum, hingga aksi sosial kemasyarakatan.

