linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Cegah Penyebaran Covid-19, Sejumlah Desa di Lebak Disemprot ‘Cairan Ajaib’
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Cegah Penyebaran Covid-19, Sejumlah Desa di Lebak Disemprot ‘Cairan Ajaib’
News

Cegah Penyebaran Covid-19, Sejumlah Desa di Lebak Disemprot ‘Cairan Ajaib’

Sopy R
14 Maret 2022
Share
waktu baca 2 menit
WhatsApp Image 2022 03 11 at 23.06.20
Penggagas Sosial Kemasyarakatan Berfoto Bersama Usai Menyemprotkan Disinfectant Eco Enzym disejumlah Desa di Kecamatan Kalanganyar
SHARE

linimassa.id – Cegah penyebaran Covid-19, Komunitas Eco Enzym SMAN 1 Kalanganyar Lebak bersama Muspika Kecamatan Kalanganyar dan RAPI 03 lokal Kabupaten Lebak melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan penyemprotan Disinfectant Eco Enzym.

Melalui truk tangki milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak, ribuan liter cairan Eco Enzym disemprotkan ke sepanjang jalan di Desa pasir Kupa, Desa Aweh, Desa Cilangkap, Desa Sukamekarsari, Desa Cikatapis dan Desa Kalanganyar.

Disinfectant Eco Enzym ini bermanfaat untuk membersihkan seluruh ruangan dengan meminimalisir penggunaan bahan kimia. Selain itu Disinfectant, Eco Enzym juga bermanfaat untuk sanitizer, mengobati luka dan gatal, mencuci peralatan rumah tangga, obat kumur, mengepel lantai dan lainnya.

“Eco Enzym ini terbuat dari kulit kulit buah buahan dan sayuran yang dipilih yang diolah tanpa bahan kimia apapun. Aromanya berbau nanas atau jeruk,” kata Irwan Suhartono, Pengagas Kegiatan.

Eco Enzyme, tidak menggunakan campuran bahan kimia sedikitpun. Sebab, air ajaib tersebut diproduksi dari hasil fermentasi yang bahan dasarnya diambil dari hasil alam.

“Kami memfermentasikan, setidaknya tiga bahan pokok dari alam nusantara untuk memproduksi eco enzyme. Ketiga bahan tersebut, yakni gula aren, sampah organik dan air mineral,” ungkapnya.

Menurutnya, memproduksi eco enzyme tidak sulit karena bahan dasar yang digunakan cukup sederhana yakni gula aren,sampah organik, seperti kulit atau buah-buahan dan potongan sisa dari sayur mayur dan air. (LTS)

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

Ansor Tangsel
Gugat Wali Kota Tangsel, Ansor Jalani Sidang Perdana Perpanjangan Jabatan Sekda di PTUN
News
Desa di Lebak
9 Desa di Lebak Mulai Terdampak Kekeringan, BPBD Siapkan Bantuan Air Bersih
News
korupsi pengadaan minyak goreng
Korupsi Pengadaan Minyak Goreng Rp20,4 Miliar, Eks Plt Dirut PT ABM Dijatuhi Hukuman 6 Tahun Penjara
News
Koperasi merah putih di Banten
Baru 45 Persen Koperasi Desa Merah Putih di Banten Beroperasi, Lebak Catat Capaian Terendah
News
Truk Kaleng Susu
Truk Bermuatan Susu Kaleng Terbalik di JLS Cilegon, DPUPR Siapkan Evaluasi Kemiringan Tanjakan
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan