LINIMASSA.ID – Realisasi investasi di Banten pada triwulan pertama tahun 2026 mencapai Rp34,4 triliun. Capaian tersebut disampaikan oleh Kepala DPMPTSP Banten, Virgojanti.
Ia menjelaskan bahwa data tersebut merupakan rilis dari Kementerian Investasi/BKPM. Dengan angka tersebut, Banten berhasil menempati posisi ketiga secara nasional, berada di bawah DKI Jakarta dan Jawa Barat.
Menurutnya, pencapaian investasi di Banten ini menunjukkan peningkatan dibanding periode sebelumnya.
Investasi tersebut berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA), meskipun rincian detailnya masih menunggu data lengkap dari BKPM.
Virgojanti juga mengungkapkan bahwa saat ini investasi di Banten semakin menarik perhatian investor luar negeri.
Beberapa negara bahkan telah melakukan penjajakan kerja sama untuk menanamkan modal di wilayah tersebut.
Investasi di Banten Tinggi
Investasi di Banten tinggi, karena disebabkan beberapa hal. Di antaranya, terdapat minat dari investor asal China, Singapura, serta kerja sama dengan mitra dalam negeri untuk pengembangan hilirisasi alumina.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen untuk terus mendorong masuknya investasi, dengan tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan.
Selain itu, pemerintah daerah juga terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana guna memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi para investor yang ingin berinvestasi di Banten.


