linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Phryges, Maskot Resmi Olimpiade dan Paralimpiade Paris 2024
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Gaya Hidup > Phryges, Maskot Resmi Olimpiade dan Paralimpiade Paris 2024
Gaya Hidup

Phryges, Maskot Resmi Olimpiade dan Paralimpiade Paris 2024

Hilal Ahmad
25 Juli 2024
Share
waktu baca 2 menit
Phryges (Foto : Antara)
Phryges (Foto : Antara)
SHARE

Linimassa.id – Phryges ditetapkan sebagai maskot resmi Olimpiade dan Paralimpiade Paris 2024. Maskot ajang olahraga paling bergengsi ini berupa topi tradisional khas Prancis Frigia yang bernama The Phryges.

Phryges adalah karakter yang terinspirasi oleh topi Phrygian, simbol kebebasan Republik Prancis.

Phryges Olimpiade berbentuk topi berwarna biru, putih, dan merah, dengan logo Paris 2024 berwarna emas. Desain maskot Paralimpiade mirip, namun dengan tambahan kaki palsu.

Menurut situs web Olimpiade Paris, maskot ini mencerminkan visi Paris 2024 untuk menunjukkan bagaimana olahraga dapat mengubah hidup.

Phryges akan memainkan peran penting dalam mempromosikan revolusi olahraga, dengan moto: “Sendiri kita melaju lebih cepat, namun bersama kita melaju lebih jauh,” menyoroti semangat kerja sama Olimpiade.

Topi ini menjadi simbol kebebasan selama Revolusi Prancis (1798-1799) dan terus berfungsi sebagai metafora kebebasan dalam sejarah Prancis dan seni.

Topi ini dipakai oleh tokoh Marianne, representasi l’espirit Français, di gedung pemerintah dan tempat umum, serta muncul pada koin dan perangko Prancis.

Nama Phrygian berasal dari negara kuno Phrygia di Anatolia, tempat topi ini berasal. Topi ini, yang biasanya berbentuk kerucut dari kain wol atau felt dengan mahkota melengkung, adalah topi yang dikenakan oleh budak Romawi yang dibebaskan.

Topi ini, dinyatakan sebagai simbol kebebasan, juga diadopsi oleh negara-negara di Amerika Utara dan Selatan dalam perjuangan mereka untuk kemerdekaan.(Hilal)

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

LBGTQ
Masuk Kategori Ancaman Nonmiliter, Pemkot Cilegon Percepat Penyusunan Perwal Pencegahan LGBTQ
News
Pedagang sayur keliling
Begal di Padarincang, Motor Pedagang Sayur Keliling Dijatuhkan Pakai Gedebok Pisang
News
Kekeringan di Kota Serang
Kekeringan di Kota Serang, 351 KK di Kasemen Alami Krisis Air Bersih
News
LPTQ Kota Tangsel
Anggaran Hibah LPTQ Kota Tangsel Capai Rp11 Miliar, Juara 3 Hafizh Indonesia Curhat Gagal Pembinaan
News
HMI Komipam
Djuhardi Hakim Siap Perkuat Kaderisasi dan Soliditas HMI Komipam
Pendidikan
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan