linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: 50 Korban Banjir Lahar Dingin Marapi Hilang dan Kian Bertambah di Sumbar
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > 50 Korban Banjir Lahar Dingin Marapi Hilang dan Kian Bertambah di Sumbar
News

50 Korban Banjir Lahar Dingin Marapi Hilang dan Kian Bertambah di Sumbar

Arief
14 Mei 2024
Share
waktu baca 2 menit
Lahar Dingin Marapi Sumatera Barat
Lahar Dingin Marapi Sumatera Barat
SHARE

linimassa.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengumumkan peningkatan jumlah korban akibat banjir lahar hujan Gunung Marapi yang melanda lima kabupaten di Sumatra Barat.

Kepala BNPB, Suharyanto, menyampaikan bahwa total korban kini mencapai 50 orang. “Update informasi terbaru berdasarkan laporan yang kami terima,” kata Suharyanto di Padang, Sumatra Barat, Selasa (14/05/2024).

Menurut Suharyanto, dua orang korban meninggal berasal dari Kota Padang Panjang, 20 orang dari Kabupaten Agam, 19 orang dari Kabupaten Tanah Datar, satu orang dari Kota Padang, dan delapan orang dari Kabupaten Padang Pariaman. Selain korban meninggal, BNPB juga melaporkan 27 orang hilang, 37 orang luka-luka, dan 3.396 jiwa mengungsi.

“Yang hilang kami akan tetap upayakan mencari sampai ketemu apabila ada pihak keluarga atau ahli waris yang minta tetap dicarikan meski di luar masa 6×24 jam, sebagai aparat kita harus lakukan,” ujar Suharyanto.

Banjir bandang bercampur material lahar hujan dilaporkan melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Agam, Tanah Datar, dan Padang Panjang pada Sabtu (11/05/2024) malam.

Setelah dilakukan asesmen pada Senin (13/05/2024), bencana tersebut diketahui juga melanda Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Padang.

Dampak Kerusakan dan Tanggap Darurat

Bencana ini menyebabkan kerusakan serius di lima wilayah tersebut, sehingga masa tanggap darurat diberlakukan selama 14 hari sejak Senin (13/05/2024). Pemerintah pusat, melalui BNPB, siap menyalurkan dana untuk operasional penanggulangan bencana. Total dana sebesar Rp3,2 miliar akan dialokasikan dengan pembagian masing-masing wilayah senilai Rp200 juta hingga Rp250 juta.

“Pemerintah pusat melalui BNPB dengan persetujuan dari Komisi VIII DPR RI siap menyalurkan dukungan berupa pendanaan untuk operasional penanggulangan dampak bencana dari alokasi Dana Siap Pakai (DSP),” jelas Suharyanto.

Dengan adanya pendanaan ini, diharapkan upaya penanggulangan bencana dapat berjalan lebih efektif dan cepat. BNPB bersama pihak terkait terus berkoordinasi untuk memastikan semua kebutuhan korban dan pengungsi terpenuhi selama masa tanggap darurat. (AR)

Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Ad imageAd image
26 Mei 2026
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

POPDA XII 2026
Klasemen POPDA XII Banten 2026 Terbaru: Kota Tangerang Makin Kokoh di Posisi Teratas dengan 90 Emas
News
Dapur MBG di Pandeglang
14 Dapur MBG di Pandeglang yang Dihentikan Sementara oleh BGN
News
Dapur MBG di Lebak
10 Dapur MBG di Lebak Sementara Tidak Beroperasi
News
Diabetes
1.651 Anak di Banten Idap Diabetes, Kasus Juga Ditemukan pada Bayi
News
Petani Gunung Karang
Petani Gunung Karang Keluhkan Anjloknya Harga Hasil Panen
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?