linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Mengembangkan Keuangan: Kapan Saat yang Tepat untuk Berinvestasi?
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Bisnis > Mengembangkan Keuangan: Kapan Saat yang Tepat untuk Berinvestasi?
Bisnis

Mengembangkan Keuangan: Kapan Saat yang Tepat untuk Berinvestasi?

Arief 19 Januari 2024
Share
waktu baca 2 menit
Kepala Kantor BEI Jawa Barat Achmad Dirgantara
Kepala Kantor BEI Jawa Barat Achmad Dirgantara
SHARE

linimassa.id – Untuk menampung gaji atau hasil usaha setiap bulan, masyarakat umumnya menyimpannya dalam bentuk tabungan. Namun, saat tabungan terus bertambah, muncul pertanyaan kapan waktu yang tepat untuk mulai berinvestasi. Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Barat, Achmad Dirgantara, memberikan pandangan terkait hal ini.

Achmad mengatakan seseorang sebaiknya mulai berinvestasi ketika nilai tabungan mencapai 3-6 kali biaya hidup bulanan atau sudah mampu memenuhi kebutuhan dana darurat. Dengan demikian, saat terjadi musibah seperti pemutusan hubungan kerja (PHK) atau kegagalan bisnis, masih ada tabungan yang dapat digunakan sebelum mendapatkan pekerjaan baru atau memulai usaha kembali.

Sebelum memulai berinvestasi, Achmad menekankan pentingnya memiliki asuransi atau proteksi. Menyisihkan sebagian dana untuk membeli asuransi, terutama asuransi kesehatan, dapat melindungi dari risiko sakit atau meninggal dunia. Dengan adanya asuransi, tidak perlu lagi menggunakan tabungan atau menjual aset untuk membiayai kebutuhan hidup dalam situasi yang sulit.

Salah satu alasan utama untuk berinvestasi, menurut Achmad, adalah untuk menambah passive income. Passive income merupakan penghasilan yang tidak diperoleh secara langsung, memungkinkan masyarakat tetap mendapatkan pendapatan meskipun tidak aktif bekerja.

“Jika kita hanya mengandalkan gaji bulanan, maka tujuan finansial kita mungkin akan sulit untuk dicapai. Sementara itu, dengan berinvestasi, setidaknya dapat membantu kita untuk mempercepat dalam mencapai tujuan keuangan jangka panjang,” tambahnya.

Dengan demikian, pemahaman akan kondisi keuangan pribadi dan perlunya persiapan melalui asuransi menjadi kunci sebelum memasuki dunia investasi. (AR)

Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Ad imageAd image
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
12 Maret 2026
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Terkini

Kejari Kota Tangsel
Sidang Kasus Sabu 30 Kg, JPU Kejari Kota Tangsel Hadirkan Tersangka Utama dari Cipinang
News
DPRD Kota Tangsel
Pansus RTRW DPRD Tangsel Tinjau Aliran Sungai di Bintaro Jaya Xchange Mall: Ada Perubahan Fungsi Lahan
News
SPPG di Kabupaten Serang
6 SPPG di Kabupaten Serang Kena Suspen BGN
News
pencabulan anak di Cilegon
18 Kasus Pencabulan Anak di Cilegon Selama 2026
News
Bapenda Banten
Bapenda Banten Kerahkan 960 Pemungut Pajak
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?