linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Kronologi Polisi Tembak Polisi di Polres Solok Selatan Sumbar, Tewaskan AKP Ulil Ryanto Anshari
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Kronologi Polisi Tembak Polisi di Polres Solok Selatan Sumbar, Tewaskan AKP Ulil Ryanto Anshari
News

Kronologi Polisi Tembak Polisi di Polres Solok Selatan Sumbar, Tewaskan AKP Ulil Ryanto Anshari

Wivyh
23 November 2024
Share
waktu baca 2 menit
Polisi tembak Polisi
Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP (Anumerta) Ulil Ryanto Ansari tewas jadi korban polisi tembak polisi. Pelaku merupakan Kabag Ops Polres Solok Selatan dan tembak korban 2 kali di wajah korban.
SHARE

Sumbar, LINIMASSA.ID – Kembali terjadi aksi polisi tembak polisi. Kejadian ini terjadi di Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), pada Jumat 22 November 2024, sekitar pukul 00.15 WIB.

Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Solok Selatan Iptu Tri Sukra Martin menjelaskan, penembakan dilakukan oleh Kabag Ops Polres Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar terhadap Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ulil Ryanto Anshari di lokasi parkiran belakang polres.

Iptu Tri Sukra menjelaskan, saat polisi tempak polisi terjadi, hanya ada kedua pejabat itu di lokasi. Dan tidak ada personel. “Hanya mereka berdua saja. Lokasinya di parkiran belakang Polres,” kata Iptu Tri Sukra.

Ia melanjutkan, setelah terdengar bunyi tembakan, para personel Polres segera mendatangi lokasi kejadian.

Personel Polres menemukan kasat reskrim dalam kondisi terkapar dan ada dua tembakan di pelipis kanan dan pipi kanannya.

Korban luka tembak kemudian dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

“Diduga kasat reskrim sudah meninggal dalam perjalanan menuju Puskesmas. Karena kata orang Puskesmas, dia sudah meninggal dan kemudian dibawa ke RS Bhayangkara di Padang,” ujarnya.

Setelah menembak, diceritakan Iptu, Dadang Iskandar kemudian meninggalkan lokasi menggunakan mobil dinasnya dan pergi ke Padang untuk menyerahkan diri ke Polda Sumbar.

Dugaan sementara insiden tragis ini dilatarbelakangi konflik mengenai penanganan tambang ilegal galian C di wilayah itu.

Penembakan itu berawal dari ketegangan yang meningkat antara keduanya setelah AKP Ulil melakukan tindakan tegas terhadap penambang ilegal di Solok Selatan.

- Advertisement -
Ad imageAd image
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

TRUK PENGANGKUT AYAM
Sopir Truk Pengangkut Ayam Tewas Tertabrak Kereta di Perlintasan Bogeg Serang
News
Warga carita
Hari ke-10 Pencarian Arupadhatu 1, Warga Carita Gelar Doa Bersama dan Minta Operasi SAR Diperpanjang
News
pelajar
Pelajar 13 Tahun Tewas Tenggelam di Danau Bekas Galian Pasir Dekat Puspemkab Tangerang
News
Kebakaran
Kebakaran di Pergudangan Kosambi Tangerang, 28 Gudang Terbakar dan Kerugian Capai Rp20 Miliar
News
Polda Banten
Polda Banten Periksa Dua Mitra SPPG Terkait Dugaan Penggelapan Dana
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan