linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Komitmen Yayasan Assifa Amalindo Pratama Bantu ODGJ Hidup Normal Di Banten
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Khazanah > Komitmen Yayasan Assifa Amalindo Pratama Bantu ODGJ Hidup Normal Di Banten
Khazanah

Komitmen Yayasan Assifa Amalindo Pratama Bantu ODGJ Hidup Normal Di Banten

Wivyh
30 November 2024
Share
waktu baca 3 menit
Yayasan Assifa Amalindo Pratama
Yayasan Assifa Amalindo Pratama terletak di Kampung Nagor, Rt 04/02, Desa Sukabares, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten ini sudah ada 46 ODGJ yang ditampung dan dirawat.
SHARE

Serang, LINIMASAA.ID – Ismail (62), selaku Ketua Yayasan Assifa Amalindo Pratama (Amalindo) yang bergerak di bidang rehabilitas bagi penderita Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) mengaku selalu ada kebahagiaan yang tak ternilai ketika ia bisa melihat ODGJ yang dia rawat bisa kembali pulih dan hidup normal dengan masyarakat.

“Itu satu kebahagiian tak ternilai bagi saya, bisa melihat ODGJ yang kami rawat di Yayasan Amalindo ini bisa pulih, bahkan ada yang sudah bekerja dan berumah tangga,” kata Ismail saat ditanya mengenai suka duka selama mengurusi ODGJ di Yayasan Amalindo,  Sabtu 30 November 2024.

Ismail juga menceritakan sejak 2013 ia sudah menangani orang-orang yang dipasung. Dan baru pada 2015 ia mendirikan Yayasan Assifa Amalindo.

Yayasan Assifa Amalindo terletak di Kampung Nagor, Rt 04/02, Desa Sukabares, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten ini sudah ada 46 ODGJ yang ditampung dan dirawat.

Ismail bercerita, di Banten tahun-tahun itu masih banyak melihat orang dipasung. Kerena itu Ismail terjun. Pertama kali ia menemukan orang dipasung berada di Kampung Rencong, Desa Sukabares. Ismail kemudian memberikan edukasi kepada keluarga dan membawa pasien ke puskesmas kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Serang.

“Ternyata itu pasien mereka. Kondisi si pasien emosi terus. Dan saya terus bantu. Beberapa hari kemudian saya ke rumah pak supendi lagi. Saya lihat dia sudah berbaur dengan masyarakat. Dari sana saya jadi tahu ternyata ODGJ bisa pulih,” cerita Ismail.

Diakui Ismail, saat ini para ODGJ yang ada di yayasannya dari berbagai kota, ada yang dari Serang, Cilegon, Palembang dan lain-lain.

“Banyak dari mereka yang kami temukan di jalan, kemudian kita bawa dan rawat di Yayasan ini. Ada juga beberapa dari mereka yang senagaja dititipkan di sini oleh keluarganya,” ujarnya.

Ismail mengakui, jika ada yang menitipkan ODGJ ke tempatnya untuk biaya makan sehari-hari para ODGJ dibebankan kepada keluarga pasien. Tapi tidak dipatok untuk nominalnya.

“Bahkah banyak yang menitip pasien ODGJ ini kebanyakan dari keluarga kurang mampu. Sehingga mereka tidak sanggup untuk bantu biaya untuk makan. Makanya, saat mereka bilang hanya punya sayur kangkung misalnya, kata saya bawa ke sini buat sayur makan pasien,” cerita Ismail.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ismail mengaku, Yayasannya memiliki kekurangan soal biaya untuk kebutuhan makan ODGJ sehari-harinya. “Karena (keluarga-red) mereka tidak mampu ya mau gimana lagi? Kadang kita bawa berobat juga pakai uang dari yayasan seadanya,” pungksnya.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

BBM Subsidi
Penyalahgunaan BBM Subsidi, Polda Banten Temukan Tangki 5 Ribu Liter
News
Pasar Kranggot
Kepala UPT Pasar Kranggot Sebut Masih Ada 10 Titik Parkir Liar yang Beroperasi
News
Tas jumbo
Tas Jumbo Jadi Fashion Statement Anak Muda 2026
Gaya Hidup
Korupsi dana CSR
Korupsi Dana CSR Rp1,37 Miliar, Kades Parakan di Kabupaten Serang Didakwa
News
PHK di Kabupaten Serang
400 Pekerja Kena PHK di Kabupaten Serang, Dipicu Indisipliner hingga Efisiensi
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan