linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: IMF Ramalkan Dampak Besar Kecerdasan Buatan (AI) pada Pekerjaan Global
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Pendidikan > IMF Ramalkan Dampak Besar Kecerdasan Buatan (AI) pada Pekerjaan Global
Pendidikan

IMF Ramalkan Dampak Besar Kecerdasan Buatan (AI) pada Pekerjaan Global

Arief
4 April 2024
Share
waktu baca 2 menit
Artificial Intelligence
Artificial Intelligence
SHARE

linimassa.id – Dana Moneter Internasional (IMF) telah meramalkan bahwa kecerdasan buatan (AI) akan memiliki dampak signifikan terhadap pasar tenaga kerja global dalam beberapa tahun ke depan.

Contents
Risiko Kesenjangan Ekonomi yang NyataMembangun Jaring Pengaman Sosial

Menurut Direktur Pelaksana IMF, Kristalina Georgieva, sekitar 40 persen pekerjaan di seluruh dunia akan terpengaruh oleh AI.

Menurut Georgieva, negara-negara maju kemungkinan akan merasakan dampak yang lebih besar, dengan sekitar 60 persen pekerjaan terkena imbas AI.

Sementara itu, di negara-negara berpendapatan rendah dampaknya diperkirakan hanya sekitar 26 persen.

Risiko Kesenjangan Ekonomi yang Nyata

Georgieva menyoroti potensi peningkatan kesenjangan antarnegara dan lintas negara akibat dampak AI.

Dia menjelaskan bahwa perbedaan ini terjadi karena negara-negara berpendapatan rendah memiliki lapangan kerja yang lebih sedikit.

“Dampak AI terhadap pasar tenaga kerja akan sangat signifikan. Ini bisa meningkatkan beberapa jenis pekerjaan, tetapi banyak yang lain akan hilang,” ujar Georgieva.

Membangun Jaring Pengaman Sosial

IMF mengungkapkan bahwa negara-negara berkembang mungkin akan mengalami gangguan yang lebih sedikit dalam jangka pendek akibat AI.

Namun demikian, IMF memperingatkan bahwa kurangnya infrastruktur dan keterampilan tenaga kerja di negara-negara tersebut dapat meningkatkan risiko kesenjangan ekonomi global secara keseluruhan.

“Sangat penting bagi negara-negara untuk membangun jaring pengaman sosial yang komprehensif dan menawarkan program pelatihan ulang bagi pekerja yang rentan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dengan melakukan hal ini, kita dapat membuat transisi AI menjadi lebih inklusif, melindungi mata pencaharian dan mengurangi kesenjangan,” tulis IMF.

Peringatan ini menunjukkan pentingnya upaya bersama dari negara-negara untuk mengatasi tantangan yang dihadapi akibat perkembangan teknologi AI, dengan fokus pada perlindungan pekerja dan pemangkasan kesenjangan ekonomi yang mungkin timbul. (AR)

Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Ad imageAd image
26 Mei 2026
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

ASN Kota Serang
6 ASN di Kota Serang Dipecat, Ternyata Ini Penyebabnya
News
Sebarkan foto
Diduga Sebarkan Foto Tidak Senonoh Seorang Perempuan, Pria Asal Tirtayasa Masuk DPO
News
Sungai Cibanten
Sebanyak 15 Ton Sampah Berhasil Dibersihkan dari Aliran Sungai Cibanten
News
gabah
Bulog Lebak Telah Serap 35 Ribu Ton Gabah, Kejar Target 48 Ribu Ton pada 2026
News
Program Sekolah gratis
Program Sekolah Gratis Kini Menjangkau Madrasah Aliyah Swasta, Sediakan Kuota untuk 10 Ribu Siswa
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?