linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Hari Ketujuh Kebakaran TPA Jatiwaringin, 22 Warga Masih Bertahan di Posko Pengungsian
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Hari Ketujuh Kebakaran TPA Jatiwaringin, 22 Warga Masih Bertahan di Posko Pengungsian
News

Hari Ketujuh Kebakaran TPA Jatiwaringin, 22 Warga Masih Bertahan di Posko Pengungsian

Andra
6 Juli 2026
Share
waktu baca 2 menit
TPA Jatiwaringin
Ibu Hayana, salah satu pengungsi kebakaran TPA Jatiwaringin di Kantor Desa Tanjakan Mekar, Senin 6 Juli 2026.
SHARE

KABUPATEN TANGERANG, LINIMASSA.ID – Memasuki hari ketujuh sejak kebakaran melanda Tempat Pemrosesan Akhir atau TPA Jatiwaringin, sebanyak 22 warga yang terdampak masih bertahan di posko pengungsian yang berlokasi di Kantor Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Senin 6 Juli 2026.

Para pengungsi memilih belum kembali ke rumah karena asap dari lokasi kebakaran masih menyelimuti kawasan permukiman mereka di RT 14, Desa Tanjakan Mekar. Kondisi tersebut dinilai belum aman untuk ditinggali.

Seperti diketahui, kebakaran di TPA Jatiwaringin terjadi pada Selasa (30/6/2026) dan hingga kini masih menyisakan kepulan asap di sekitar lokasi.

Salah seorang pengungsi, Hj Hayana (60), mengaku belum dapat memastikan kapan dirinya akan kembali ke rumah. Menurutnya, asap yang masih keluar dari area TPA membuat ia khawatir terhadap kondisi kesehatannya.

“Di rumah saya sempat merasa sesak napas dan pernah menggunakan alat bantu pernapasan,” kata Hayana.

Pengungsi TPA Jatiwaringin

Ia menilai tinggal di posko pengungsian jauh lebih aman dibandingkan menetap di rumah, karena arah angin kerap membawa asap kebakaran TPA Jatiwaringin menuju kawasan permukiman.

“Kalau anginnya berubah, asap langsung masuk ke rumah. Itu yang membuat saya belum berani pulang,” ujarnya.

Selama berada di pengungsian, Hayana mengaku rutin mendapatkan pemeriksaan kesehatan dari petugas Puskesmas dan dinas terkait. Ia berharap layanan serupa juga tetap diberikan setelah warga kembali ke rumah masing-masing.

“Kalau nanti sudah pulang, saya berharap pemeriksaan kesehatan tetap dilakukan secara berkala,” pungkasnya.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Bank Banten
BAZNAS dan Bank Banten Perkuat Kolaborasi untuk Kesejahteraan Masyarakat
Bisnis
Serpong Lagoon
176 Orang Muntaber Terpapar E-Coli, Warga Serpong Lagoon Minta Kompensasi
News
Provinsi Banten
Pemprov Banten Usulkan Penataan OPD, Jumlah Dinas Bertambah Menjadi 23
News
KMP Batumandi
ASDP Fasilitasi Pemulangan Penumpang KMP Batumandi hingga ke Rumah
News
Polda Banten
Polda Banten Buka Layanan Pengurusan Surat Kehilangan bagi Korban Kebakaran KMP Batumandi
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan