SERANG, LINIMASSA.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menargetkan penyusunan Detail Engineering Design (DED) untuk proyek pelebaran Jalan Serdang–Bojonegara–Merak selesai pada tahun ini.
Dokumen tersebut menjadi tahapan penting sebelum pemerintah pusat merealisasikan pembangunan jalan menjadi empat lajur.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, pembahasan mengenai pengembangan ruas jalan Bojonegara tersebut telah beberapa kali dilakukan bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Menurutnya, kedua pihak memiliki komitmen yang sama untuk mempercepat peningkatan kapasitas jalan di kawasan industri tersebut.
Ia menilai pelebaran jalan Bojonegara sudah menjadi kebutuhan yang mendesak. Pasalnya, kondisi ruas jalan saat ini dinilai belum memenuhi standar untuk melayani kawasan yang dipadati aktivitas industri, pelabuhan, dan pertambangan.
Selain itu, jalur tersebut juga berdampingan dengan permukiman warga, fasilitas kesehatan, serta lembaga pendidikan. Karena itu, menurut Andra, diperlukan langkah nyata agar aktivitas masyarakat dan kendaraan industri dapat berjalan lebih aman.
Andra mengungkapkan, sempitnya badan jalan saat ini membuat pengguna jalan harus berbagi ruang dengan kendaraan bertonase besar, sehingga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan.
Pelebaran Jalan Bojonegara
Untuk mendukung rencana pelebaran jalan Bojonegara menjadi empat lajur dengan lebar sekitar 25 meter, Pemprov Banten telah mengalokasikan anggaran pada 2026 guna menyusun DED.
Melalui dokumen tersebut, pemerintah akan memperoleh data rinci mengenai kebutuhan lahan, estimasi biaya pembebasan tanah, hingga anggaran pembangunan.
Ia menegaskan, penyusunan DED masih berlangsung dan dikerjakan oleh tenaga profesional agar menghasilkan perencanaan yang akurat. Oleh karena itu, prosesnya tidak dapat dipercepat secara berlebihan. Meski demikian, Pemprov Banten menargetkan dokumen tersebut rampung sebelum akhir tahun.
Setelah DED selesai, tahapan selanjutnya akan menjadi kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum untuk menindaklanjuti pelaksanaan proyek pelebaran jalan.
Sementara itu, Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas menyatakan masyarakat menaruh harapan besar terhadap realisasi pelebaran Jalan Serdang–Bojonegara–Merak. Pemerintah Kabupaten Serang, kata dia, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat agar seluruh proses dapat berjalan sesuai rencana.
Najib menambahkan, pihaknya akan menunggu penyelesaian DED sebagai dasar pelaksanaan tahapan berikutnya. Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Serang siap memberikan dukungan terhadap proyek tersebut.

