linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Dosen Teknologi Pangan Untirta Latih Pengolahan Produk Mi Talas Beneng
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Pendidikan > Dosen Teknologi Pangan Untirta Latih Pengolahan Produk Mi Talas Beneng
Pendidikan

Dosen Teknologi Pangan Untirta Latih Pengolahan Produk Mi Talas Beneng

Andra 11 November 2024
Share
waktu baca 3 menit
Untirta
Pelatihan teknologi pangan untirta bersama ibu-ibu di Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang
SHARE

LINIMASSA.ID – Dosen dan mahasiswa Jurusan Teknologi Pangan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa atau Untirta melaksanakan kegiatan pendampingan UMKM dalam menghasilkan produk mi basah dan mi kering pada warga Tanjung Kulon di Pabuaran, Kabupaten Serang, provinsi Banten.

Kegiatan pelatihan dosen Untirta tersebut merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertema ‘Implementasi Teknologi Pengolahan Mi Berbasis Talas Beneng Sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas UMKM Kabupaten Serang’.

Adapun Tujuan dari kegiatan pelatihan dosen Untirta ini adalah untuk meningkatkan pemanfaatan talas beneng sebagai komoditas lokal unggulan provinsi Banten.

Kegiatan pelatihan dosen Untirta ini berlangsung dari bulan Agustus 2024, diawali dengan sosialisasi pembuatan tepung talas beneng yang cocok untuk produk mi dan dilanjutkan dengan praktik pembuatan mi basah dan mi kering yang dipandu oleh mahasiswa Jurusan Teknologi Pangan bersama 20 orang peserta dari warga Tangjung Kulon.

Sebagai salah satu sentra budidaya talas beneng, Kampung Tanjung Kulon, pemanfaatan talas beneng yang paling besar adalah pemanfaatan daun talas sebagai bahan pengganti tembakau. Sementara itu, pemanfaatan umbi masih terbatas pada produksi tepungnya saja.

Untirta
Ibu-ibu ikut pelatihan dosen Untirta

Oleh karena itu, para Dosen dan Mahasiswa Teknologi Pangan memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai pemanfataan umbi menjadi tepung yang cocok untuk bahan baku mi basah dan mi kering sehingga pemanfaatan talas beneng menjadi lebih luas.

Ketua tim pengabdian masyarakat, Puji Wulandari, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan dan keterampilan pada masyarakat khususnya KWT Tanjung Kulon.

“untuk memanfaatkan talas beneng dengan lebih baik, dan Untirta melalui LPPM melalui program PPUPIK (Program Pengembangan Unggulan Produk Intelektual Kampus) telah membuktikan bahwa siap mendampingi masyarakat agar lebih berdaya saing,” ujarnya.

Untirta
Pelatihan mahasiswa Untirta bersama ibu-ibu

Pembina KWT Tanjung Kulon, Arif, juga menyatakan bahwa Kegiatan seperti ini dapat membantu masyarakat untuk memanfaatkan umbi menjadi produk mi yang lebih bernilai jual sehingga pada akhirnya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Beberapa peserta kegiatan ini adalah ibu-ibu luar biasa yang sangat bersemanngat dalam memanfaatkan talas beneng menjadi produk yang laku di pasaran,” tutur Arif sebagai pembina KWT Tanjung Kulon.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Terakhir kegiatan pelatihan dosen Untirta ditutup dengan evaluasi kegiatan dan pendampingan lanjutan agar implementasi teknologi pengolahan mi ini dapat sepenuhnya dilaksanakan.

Visi dan Misi Teknologi Pangan Untirta

Untirta
Teknologi Pangan Untirta

Visi:

Pada Tahun 2030 menjadi program studi yang unggul, berkarakter, berdaya saing, dalam pengembangan IPTEK pangan berbasis sumber daya lokal untuk mendukung food security.

Misi

1. Menyelanggarakan proses pendidikan untuk menghasilkan lulusan yang unggul dan berkarakter dalam bidang teknologi dan inovasi pangan

2. Melaksanakan penelitian dan pengabdian pada masyarakat mengarah pada pengembangan IPTEK pangan berbasis sumber daya lokal untuk mendukung food security

3. Menjalin kerja sama yang sinergis dengan pemerintah, stakeholder, ilmuan dan praktisi di bidang pangan dalam forum nasional maupun internasional

Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
HPN 2026
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Terkini

Film Senin Harga Naik
Film Senin Harga Naik: Konflik Keluarga dan Ambisi yang Beradu di Toko Roti Mercusuar
Gaya Hidup
PON 2032
Banten Yakin Raih Tuan Rumah PON 2032, Banten International Stadium Jadi Andalan
News
PBI-JK
11.319 Peserta BPJS PBI-JK di Kota Serang Dinonaktifkan
News
PBI-JK
Penyesuaian Data, 11.199 Peserta PBI-JK di Cilegon Dinonaktifkan
News
Sungai Cisadane
Zat Kimia Sungai Cisadane Masih Diuji, DLHK Imbau Warga Tidak Gunakan Air Sungai Sementara Waktu
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?