PANDEGLANG, LINIMASSA.ID – Aksi maling motor di Pandeglang terekam kamera pengawas di Kampung Rengat Tengah, Desa Karyasari, Kecamatan Cikedal. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 13 April 2026, sekitar pukul 04.00 WIB.
Dari rekaman CCTV yang diperoleh, terlihat dua orang pelaku datang berboncengan menggunakan sepeda motor.
Salah satu pelaku maling motor di Pandeglang menunggu di tepi jalan, sementara rekannya menjalankan aksinya dengan membawa kabur motor milik korban saat suasana sekitar masih sepi di waktu subuh.
Video kejadian itu kini telah tersebar di berbagai platform media sosial.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa kendaraan yang dicuri maling motor di Pandeglang adalah sepeda motor Honda Beat berwarna merah dengan nomor polisi A 4916 LN.
Korban, Raden Aldiz Alfauzan Natakusumah, mengaku baru menyadari kejadian tersebut saat bangun di pagi hari. Ia menjelaskan bahwa motor biasanya diparkir di depan rumah dan tidak dimasukkan ke dalam karena lingkungan sebelumnya dianggap aman.
Menurutnya, biasanya ada warga yang masih terjaga hingga pagi, namun saat kejadian kondisi lingkungan justru sepi.
Maling Motor di Pandeglang
Ia menduga pelaku maling motor di Pandeglang sudah mengamati lokasi sebelumnya, mengingat motor sering diparkir di tempat yang sama.
Dalam rekaman CCTV, satu pelaku tampak mengenakan helm, sementara pelaku lainnya tidak, sehingga wajahnya terlihat cukup jelas.
Aldiz berharap identitas pelaku dapat segera terungkap dari rekaman tersebut.
Ia juga menjelaskan bahwa CCTV yang merekam kejadian maling motor di Pandeglang berasal dari rumah tetangganya yang berada tepat di samping rumahnya. Kejadian baru diketahui setelah keluarganya melihat rekaman pada pagi hari.
Saat terbangun, ibunya sudah panik karena motor tersebut hilang. Ia menyebut kendaraan itu merupakan satu-satunya yang digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Lebih lanjut, Aldiz mengungkapkan bahwa di wilayah tersebut sebelumnya sempat terjadi beberapa kali percobaan pencurian, namun baru kali ini pelaku berhasil membawa kabur kendaraan.
Terkait kejadian ini, pihak keluarga telah berkoordinasi dengan kepolisian dan kasusnya sedang ditangani.
Ia berharap aparat kepolisian dapat meningkatkan upaya sosialisasi keamanan lingkungan kepada masyarakat, termasuk mendorong kembali kegiatan ronda malam agar kejadian serupa tidak terulang.



