linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Bawaslu soal Pembagian Amplop Berlogo PDIP di Masjid: Kalau Zakat Jangan Pakai Lambang Partai
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Bawaslu soal Pembagian Amplop Berlogo PDIP di Masjid: Kalau Zakat Jangan Pakai Lambang Partai
News

Bawaslu soal Pembagian Amplop Berlogo PDIP di Masjid: Kalau Zakat Jangan Pakai Lambang Partai

Nur M
28 Maret 2023
Share
waktu baca 2 menit
Amplop Berlogo PDIP
Foto kolase pembagian uang dalam amplop berlogo PDIP. [Twitter @PartaiSocmed]
SHARE

linimassa.id – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja mengingatkan para kader partai politik agar tidak membagikan zakat dengan menggunakan atribut yang memuat lambang partai.

Hal ini terkait video dan foto viral pembagian amplop berlogo PDIP di sebuah masjid di Sumenep. Postingan ini diunggah akun Twitter @PartaiSocmed.

Pada cover amplop itu terpampang wajah salah satunya anggota DPR RI Fraksi PDIP Said Abdullah.

“Membagikan zakat kan kami tidak boleh melarang. Mungkin diperbaiki ke depan, kalau membagikan zakat jangan pakai lambang partai,” ujar Ketua Bawaslu, Senin (27/3/2023).

Bawaslu Sumenep, lanjut Bagja, tengah menelusuri kasus itu.

Meski begitu, ia menyampaikan kasus pembagian amplop itu tidak diselidiki oleh Bawaslu dalam lingkup dugaan praktik politik uang.

Tetapi pelanggaran administrasi di tengah masa sosialisasi parpol peserta Pemilu 2024.

“(Yang ditelusuri) Pelanggaran administrasi, kan masuk administrasi ini. Kita bukan politik uangnya karena politik uang di masa kampanye,” kata Bagja.

Said Abdullah sendiri membantah tudingan mengenai dirinya bersama para pengurus cabang PDI Perjuangan melakukan politik uang di Masjid Abdullah Sychan Baghraf di Sumenep, Jawa Timur.

Ia mengatakan pembagian amplop berlogo PDIP berisi uang senilai Rp 300 ribu tersebut diniatkan olehnya sebagai pembayaran zakat mal.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Uang itu saya niatkan sebagai zakat mal. Hal itu rutin saya lakukan setiap tahun sejak 2006.”

“Bahkan, jika ada rezeki berlebih malah ingin rasanya kami berzakat lebih banyak menjangkau fakir miskin,” kata Said dalam keterangan yang diterima, Senin (27/3).

Alasan penggunaan amplop berlogo PDI Perjuangan, Said menerangkan hal itu dilatarbelakangi para kader partai yang bergotong royong dalam kegiatan ini.

“Kegiatan ini kami lakukan di luar masa kampanye yang diatur KPU. Jadi, jangan digiring ke arah sana.”

“Saya sangat paham apa yang harus kami patuhi sebagai caleg di masa kampanye. Jangankan masa kampanye, caleg saja saat ini belum ditetapkan KPU,” ujar Said Abdullah.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Pegadaian Pondok Aren
Eks Pengelola Pegadaian Pondok Aren Didakwa Korupsi, Kerugian Capai Rp1,66 Miliar
News
ledakan
Ledakan di Pasar Cimanggis Tangsel Dipastikan Bukan Bom, Dua Orang Meninggal Dunia
News
Krakatau Steel
Krakatau Steel Resmi Merger KSI dan KIT, Infrastruktur Jadi Entitas Penerus
News
Narkotika
Narkotika dan Kekerasan Seksual Anak Jadi Perhatian Kejari Lebak, Puluhan Perkara Ditangani
News
KAI
KAI Daop 1 Jakarta Catat Ribuan Barang Tertinggal Senilai Rp4,46 Miliar, Lebih dari 2.000 Telah Dikembalikan
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan