LEBAK, LINIMASSA.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Lebak meminta masyarakat di 10 kecamatan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menunjukkan adanya potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Kabupaten Lebak.
Dua kecamatan yang berpotensi terdampak kondisi cuaca berdasarkan data BPBD Lebak tersebut adalah Rangkasbitung dan Warunggunung.
Potensi hujan juga dapat meluas ke delapan kecamatan lainnya, yakni Cileles, Cimarga, Sajira, Maja, Cikulur, Cibadak, Curugbitung, dan Kalanganyar.
Sekretaris BPBD Lebak, Febby Rizky Pratama, mengingatkan warga, terutama yang tinggal di kawasan rawan bencana, agar mengantisipasi kemungkinan dampak cuaca ekstrem.
“Warga yang tinggal di daerah rawan bencana di 10 kecamatan itu untuk meningkatkan kewaspadaan,” ujar Febby, Kamis, 29 Oktober 2026.
BPBD Lebak Imbau Warga Siaga
Ia menjelaskan, sejumlah wilayah tersebut memiliki potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor.
Karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati ketika hujan turun, khususnya warga yang bermukim di kawasan perbukitan dan sekitar daerah aliran sungai (DAS).
Menurut Febby, kondisi cuaca yang disertai angin kencang juga berpotensi menimbulkan bahaya akibat pohon tumbang. Warga diimbau menghindari lokasi yang dapat membahayakan keselamatan selama hujan berlangsung.
“Selain itu, bila hujan turun jangan berteduh di pohon rindang yang mudah tumbang,” ujarnya.
BPBD Lebak mengingatkan masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar.
Kewaspadaan diperlukan agar warga dapat mengambil langkah antisipasi lebih awal apabila terjadi peningkatan risiko bencana di wilayah tempat tinggal mereka.

