linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Menteri PPPA Kecam Kasus Dugaan Pelecehan Siswa ICM Kota Tangsel
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Menteri PPPA Kecam Kasus Dugaan Pelecehan Siswa ICM Kota Tangsel
News

Menteri PPPA Kecam Kasus Dugaan Pelecehan Siswa ICM Kota Tangsel

LinimassaNews
27 September 2026
Share
waktu baca 2 menit
Pelecehan di ICM Tangsel
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi mengecam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang siswi di sekolah berinisial ICM Tangsel.
SHARE

LINIMASSA.ID, Tangsel – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi mengecam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang siswi ICM Kota Tangsel.

Arifah menyampaikan, terduga pelaku diduga merupakan guru di Sekolah Insan Cendekia Madani (ICM), Ciater. Arifah menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dapat ditoleransi.

Menurutnya, lembaga pendidikan seharusnya memberikan rasa aman untuk anak-anak.

“Kekerasan dalam lingkungan pendidikan tidak dapat ditoleransi. Sekolah harus menjadi ruang yang aman bagi anak untuk belajar, tumbuh, dan berkembang,” ujar Arifah dalam keterangan yang diterima, Minggu (27/9/2026).

Menteri PPPA menegaskan penanganan kasus harus dilakukan dengan mengedepankan kepentingan terbaik bagi korban.

“Kami akan memastikan korban, keluarga, dan tim kuasa hukum mendapatkan perlindungan serta pendampingan hukum dan psikologis sesuai dengan kebutuhan korban,” sebutnya.

Kata dia, terduga pelaku diketahui memang guru dan pernah menjadi wali kelas korban.

Dugaan kekerasan seksual terjadi dalam rentang 2023-2026, ketika korban masih duduk di bangku sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama.

Menurutnya, terduga pelaku telah dinonaktifkan sebagai tenaga pendidik.

Korban telah diberikan layanan psikologis klinis. Berdasarkan hasil asesmen, kondisinya menunjukkan perlu adanya pendampingan lebih lanjut.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Seluruh proses penanganan harus memperhatikan kondisi psikologis korban dan dilakukan dengan mengedepankan prinsip kepentingan terbaik bagi anak serta menghindari tindakan yang dapat menambah trauma,” sebutnya.

Terakhir, pihaknya mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak. Apabila mengetahui, melihat, atau mengalami kekerasan terhadap perempuan dan anak, masyarakat dapat segera menghubungi Hotline SAPA 129 atau WhatsApp 08111-129-129 untuk mendapatkan informasi, pengaduan, pendampingan, dan rujukan layanan sesuai kebutuhan. (KO/RED)

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Kekeringan di Tangsel
Update Kekeringan di Kota Tangsel, 3 Ribu Warga Kesulitan dapat Air Bersih
News
Polres Tangsel
Polres Tangsel Selidiki Kasus Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswa di ICM
News
RTLH di Banten
8.000 Usulan RTLH di Banten Masih Diverifikasi
News
Tambang ilegal di Lebak
Polda Banten Bongkar Tambang Ilegal di Lebak, Satu Tersangka Ditahan
News
Tunjung Teja
Zona Industri Tunjung Teja Mulai Dilirik Investor
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan