linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Update Kekeringan di Kota Tangsel, 3 Ribu Warga Kesulitan dapat Air Bersih
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Update Kekeringan di Kota Tangsel, 3 Ribu Warga Kesulitan dapat Air Bersih
News

Update Kekeringan di Kota Tangsel, 3 Ribu Warga Kesulitan dapat Air Bersih

LinimassaNews
27 September 2026
Share
waktu baca 2 menit
Kekeringan di Tangsel
Distribusi air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Tangsel.
SHARE

LINIMASSA.ID, TANGSEL – Kekeringan di Kota Tangsel meluas. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencatat kekeringan terjadi di 36 titik.

Komandan Pleton Satuan Tugas BPBD Kota Tangsel, Dian Wiryawan mengatakan kekeringan tersebar di delapan wilayah. Dampaknya mencapai 934 kepala keluarga (KK) atau sekitar 3.703 jiwa.

“Untuk titik kekeringan saat ini sekitar 36 titik, semuanya tersebar di delapan kelurahan,” ujar Dian saat dikonfirmasi, Minggu (27/9/2026).

Dia menerangkan, pihaknya terus mendistribusikan air bersih yang dilakukan sejak 8 Juli lalu. Pengiriman air, kata dia, berdasarkan permintaan masyarakat.

Hingga kini, BPBD Tangsel telah menyalurkan sebanyak 1.413.200 liter air bersih kepada warga yang terdampak.

Penyaluran akan terus dilakukan berdasarkan kebutuhan dan laporan dari warga di wilayah terdampak.

Seperti diketahui, sejumlah wilayah saat masih berada pada musim kemarau. Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II memprediksi kondisi kering ini masih akan berlangsung hingga Oktober.

Plt Kepala BBMKG Wilayah II, Ana Oktavia Setiowati menyampaikan bahwa wilayah Banten baru akan memasuki peralihan musim basah pada November mendatang.

“Hingga Dasarian II September 2026, seluruh wilayah Provinsi Banten masih berada dalam periode musim kemarau. Secara umum, puncak musim kemarau 2026 di Banten diperkirakan berlangsung pada Juli–September 2026,” katanya.

Ana menjelaskan bahwa Tangerang Selatan masuk dalam Zona Musim (ZOM) 168 yang saat ini mengalami dampak puncak kemarau bersama beberapa wilayah tetangga. Selain Kota Tangsel, Kota Tangerang bagian selatan, Kabupaten Tangerang bagian tenggara juga mengalami hal serupa.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Selain itu, Kabupaten Lebak bagian selatan, timur laut, dan tengah, Kabupaten Serang bagian tenggara pun masih berada di puncak kemarau.

“Adapun berdasarkan prediksi curah hujan bulanan, awal peralihan menuju kondisi yang lebih basah di Provinsi Banten diperkirakan mulai terlihat pada November 2026, dengan curah hujan kategori menengah sekitar 150–300 mm per bulan,” pungkasnya. (KO/RED)

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Pelecehan di ICM Tangsel
Menteri PPPA Kecam Kasus Dugaan Pelecehan Siswa ICM Kota Tangsel
News
Polres Tangsel
Polres Tangsel Selidiki Kasus Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswa di ICM
News
RTLH di Banten
8.000 Usulan RTLH di Banten Masih Diverifikasi
News
Tambang ilegal di Lebak
Polda Banten Bongkar Tambang Ilegal di Lebak, Satu Tersangka Ditahan
News
Tunjung Teja
Zona Industri Tunjung Teja Mulai Dilirik Investor
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan